KALAMANTHANA, Tana Paser – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Paser memberikan pelatihan pada perajin dengan nama Paser Craft di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Paser untuk meningkatkan keterampilan mereka.
Untuk memberikan pelatihan ini, Dekranasda Paser menggandeng Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dengan tujuan agar hasil kerajinan menghasilkan produk bermutu dan berkualitas ekspor.
Menurut Ketua Dekranasda Paser, Hj Mutiarni Yusriansyah, sebagai daerah yang sedang gencar mengembangkan dan mempromosikan pariwisata perajin, Kabupaten Paser harus mampu menghasilkan produk kerajinan yang berkualitas.
“Minat perajin Paser sangat tinggi untuk mengetahui dan mempelajari hal-hal baru, terutama dalam menciptakan produk kerajinan. Hanya saja kesempatan dan arahan yang kurang dalam menggali potensinya. Karena itulah, Dekranasda dengan sponsor CSR PT Bukit Makmur (Buma) menggelar pelatihan Paser Craft ini,” kata Mutiarni.
Sementara, Sekjen Dekranas Euis Saedah memberikan apresiasi kepada Pemkab Paser dalam hal ini Bupati Paser bersama Dekranasda yang mempunyai kepedulian besar dalam upaya mendorong hasil kerajinan daerah sehingga pengrajin bisa berkarya menciptakan produk berskala nasional yang diminati pasar.
“Paser punya sumber daya alam yang sangat luar biasa. Karena itu dengan pelatihan ini mampu mendongkrak perekonomian melalui kerajinan sehingga dapat berkontribusi dalam menyediakan lapangan usaha dan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan memberi dampak ganda terhadap perekonomian lokal dan nasional,” katanya.
Untuk diketahui, pelatihan Paser Craft akan digelar dari tanggal 7-11 Agustus dengan menghadirkan instruktur dari Dekranas. Peserta pelatihan jenis kerajinan rotan desa Sekurau Jaya Kecamatan Long Ikis, Desa Laburan Kecamatan Paser Belengkong dan Desa Uko Kecamatan Muara Komam.
Selanjutnya kerajinan tenun Desa Olung Kecamatan Long Ikis, kerajinan batik dan purun Kecamatan Tanah Grogot desa Tepian Batang serta kerajinan batok dan sabut kelapa desa Meruat Kecamatan Long Kali.
Pelatihan sendiri dibuka Bupati Paser, Yusriansyah Syarkawi di Pendopo Bupati, Senin (7/8/2017). Yusriansyah dalam arahannya menyambut baik terselenggaranya pelatihan yang dilaksanakan atas kerjasama Dekranasda Kabupaten Paser dan CSR Perusahaan PT Buma. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemajuan ekonomi kreatif guna meningkatkan kreatifitas, inovasi, kompetitif dan mandiri perajin di Kabupaten Paser.
“Kabupaten Paser merupakan kabupaten yang cukup potensial, baik dari kultur sosial dan budaya serta keadaan geografisnya, didukung sumber daya alam. Pemerintah Kabupaten Paser selalu akan mengembangkan ekonomi kreatif di mana misi kabupaten memperkuat pondasi perekonomian yang berbasis potensi lokal,” kata Bupati.
Menurut Bupati, ekonomi kreatif itu sangat sulit untuk diukur dan sangat mahal untuk dinilai, maka untuk pengembangan ekonomi keluarga sangat menunjang baik dari sisi pendapatan maupun dari perkembangan tenaga kerja, maupun mendatangkan wisatawan kedaerah.
“Karena itu satu hal yang perlu saya ingatkan adalah pelatihan ini adalah sangat bernilai dan bermanfaat tapi yang terpenting itu adalah pasca dari pelatihan ini dan pasca setelah menjalankan produksi bagaimana Dekranasda Kabupaten Paser dan PT Buma bisa memberikan penguatan dan pengembangan produk,” tambahnya. (hr)
Discussion about this post