KALAMANTHANA, Penajam – Muhammad Rafei, satu dari dua korban penimpasan di Km 9 Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akhirnya meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres PPU, Iptu Iswanto yang mendampingi Kapolres AKBP Sabil Umar, membenarkan meninggalnya Rafei. “Seorang korban meninggal dunia,” katanya merujuk Rafei.
Rafei sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Aji Putri Butong, Penajam Paser Utara. Tapi, kuat dugaan karena banyaknya darah yang mengucur akibat penimpasan itu, membuat nyawa pria asal Kelurahan Barabai Timur, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan itu, tak terselamatkan.
Jenazah Rafei langsung dibawa ke Barabai untuk dimakamkan. Rafei sendiri memiliki seorang anak di Barabai.
Sementara rekannya, Sabirin Mukhtar (43), juga meninggalkan RSUD Penajam Paser Utara. Dia pun dipulangkan untuk menjalani perawatan jalan di kampungnya di Desa Banual Supanggal, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Informasi yang didapatkan KALAMANTHANA menyebutkan pada Kamis (7/3/2019) sekitar pukul 00.40 Wita, kedua korban diserang pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Saat peristiwa itu terjadi, Sabirin dan Rafei sedang beristirahat di dalam kendaraan truk bernomor polisi DA 1186 TO warna kuning di pinggir jalan Km 09, di depan Kantor Bupati PPU.
Akibat serangan senjata tajam itu, Sabirin dan Rafei menderita luka-luka. Akan halnya pelaku, setelah melukai kedua korban, langsung melarikan diri.
Lima menit setelah peristiwa, anggota Polsek Penajam yang sedang melakukan kegiatan patroli ke arah Petung, melihat ada truk yang terparkir di pinggir jalan. Mereka pun mendengar teriakan orang minta tolong.
Saat aparat mendekati, ternyata dua orang korban yang ada di dalam truk itu dalam kondisi terluka. Situasi di dalam truk penuh ceceran darah. Aparat Polsek Penajam pun langsung membantu korban dan mendapatkan informasi awal keduanya ditimpas supir truk jenis Mitsubishi Canter yang menuju ke Pelabuhan Fery Penajam.
Kedua korban mengalami luka serius di badannya. Sabirin Mukhtar menderita luka cukup parah di bagian lengan dan kepalanya. Sedangkan Rafei mengalami luka-luka di bagian kepala.
Tak membuang waktu, aparat Polsek Penajam pun melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Sabirin dan Rafei dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara.
Hingga kini, anggota Polsek Penajam masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri dengan mengendarai truk ke arah Pelabuhan Penajam. Sementara mobil truk yang dikendarai Sabirin dan Rafei dibawa ke Mapolsek Penajam. (hr)
Discussion about this post