KALAMANTHANA, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan viral mengenai genangan air yang masuk ke Puskesmas Menteng di Jalan Temanggung Tilung. Juru Bicara Wali Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, menyampaikan penjelasan pada Senin (2/2/2026).
Sahdin menegaskan genangan air tersebut murni disebabkan kendala pembuangan pada sistem drainase, bukan kerusakan struktural bangunan. Meski gedung Puskesmas Menteng baru direnovasi dan beroperasi selama lima hari, curah hujan ekstrem pada Jumat (30/1/2026) mengungkap kelemahan sistem pembuangan air di sekitar puskesmas.
Ia menjelaskan, ukuran pipa pembuangan yang kecil tidak mampu menampung debit air hujan tinggi. Kondisi ini menyebabkan aliran air berbalik arah (backflow) masuk ke area pelayanan. Pemerintah Kota Palangka Raya segera melakukan tindakan darurat dengan pemasangan gorong-gorong beton dan pipa pembuangan berukuran lebih besar sejak Minggu (1/2/2026).
“Normalisasi layanan per Sabtu (31/1/2026), air sudah surut total. Area puskesmas telah dibersihkan dan disterilisasi,” jelas Sahdin.
Sementara itu, Kadinkes Palangka Raya Riduan menginstruksikan koordinasi intensif agar desain drainase di area sekitar diperkuat menghadapi puncak musim hujan. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini perbaikan pipa pembuangan sudah dilakukan agar air hujan dapat tersalurkan maksimal ke drainase utama,” ucapnya.
Riduan menambahkan masyarakat tidak perlu khawatir karena Puskesmas Menteng tetap beroperasi penuh. Semua unit layanan, termasuk Poli Umum dan Gigi, pelayanan ibu dan anak, serta Laboratorium, tetap siaga melayani warga. Dalam waktu dekat, puskesmas juga akan menyiapkan tenaga medis untuk layanan Unit Gawat Darurat perawatan ringan. (Mit).