Peralihan Musim Picu Satwa Liar Keluar Habitat, DPRD Minta Warga Tetap Siaga

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Senin, 07 Juli 2025 | 16:37:26 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Peralihan musim dari kemarau ke hujan di wilayah Kota Palangka Raya memicu kekhawatiran terkait meningkatnya kemunculan hewan liar di lingkungan permukiman. DPRD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan satwa liar yang keluar dari habitat alaminya.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menyampaikan bahwa perubahan kondisi lingkungan menyebabkan beberapa habitat satwa menjadi tergenang air, sehingga mendorong hewan-hewan tersebut mencari tempat baru yang lebih kering dan aman.

“Kondisi habitat yang tergenang air memaksa hewan liar meninggalkan tempat tinggalnya dan mencari area yang lebih nyaman, termasuk ke permukiman warga,” ujarnya, Sabtu (5/7/2025).

Berdasarkan laporan dari Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Palangka Raya, frekuensi evakuasi hewan liar dari kawasan padat penduduk meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

“Hewan-hewan liar ini kerap masuk ke rumah warga karena mencari mangsa seperti tikus. Ini salah satu pemicu utama mereka masuk ke lingkungan manusia,” tambah Rana.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain di area yang berpotensi menjadi jalur lintasan hewan liar, karena dapat membahayakan keselamatan.

“Hewan liar bisa bersikap agresif saat merasa terganggu. Yang dikhawatirkan adalah jika hewan tersebut berbisa atau berpotensi membahayakan nyawa, khususnya anak-anak,” tegasnya.

Rana menekankan pentingnya tidak menangani sendiri keberadaan hewan liar di lingkungan rumah. Ia menyarankan masyarakat segera melapor ke Call Center 112 agar proses evakuasi bisa dilakukan oleh petugas yang berwenang dan terlatih. (Mit).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top