KALAMMANTHANA, Muara Teweh — Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama DPRD menyatakan komitmen kuat dalam memperkuat sistem layanan kesehatan daerah melalui pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) yang digelar oleh Dinas Kesehatan, Kamis (24/7/2025), di Aula Dinas Kesehatan Barito Utara.
Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas dan rumah sakit, dengan fokus utama pada peningkatan kemampuan menangani situasi kegawatdaruratan medis, baik di fasilitas kesehatan maupun di lapangan.
Anggota DPRD Barito Utara, Jamilah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menilai BTCLS sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan layanan kesehatan, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.
“Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini. Tenaga kesehatan yang terlatih dalam penanganan kegawatdaruratan adalah ujung tombak keselamatan masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Ini bukan hanya pelatihan, tapi bagian dari perlindungan warga,” ujar Jamilah.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program agar seluruh fasilitas kesehatan di Barito Utara memiliki sumber daya manusia yang siap tanggap terhadap krisis medis.
“Pelatihan seperti ini harus berkelanjutan dan difasilitasi secara merata,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, SKM, menyatakan bahwa pelatihan BTCLS merupakan bagian dari pemenuhan standar profesi tenaga kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.
“Kami mendorong peserta mengikuti pelatihan ini secara serius, karena ilmu dan keterampilan yang mereka peroleh bisa menyelamatkan nyawa saat dibutuhkan di lapangan,” ungkap Pariadi.
Kegiatan ini menghadirkan instruktur profesional dari lembaga pelatihan terakreditasi dan berlangsung selama beberapa hari. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri tenaga kesehatan dalam mengambil keputusan cepat di saat genting.
Melalui dukungan legislatif dan eksekutif, Barito Utara menegaskan komitmennya membangun sistem kesehatan yang tangguh, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (Sly).