Ini Dia Malin Kundang Zaman Now, Ibu Kandung Sendiri Pun Dihabisi

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 17 April 2026 | 08:16:29 WIB

KALAMANTHANA, Bitung – Ini dia Malin Kundang zaman now. ET (23) tega membuat ibu kandungnya sendiri, AL (41) meregang nyawa di Bitung, Sulawesi Utara.

Itulah yang terjadi di Kelurahan Kaswari, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis 16 April 2026. Dia membuat ibunya tak berdaya menggunakan sebilah parang.

Peristiwa itu sontak mengundang keprihatinan dari masyarakat. Aparat Polsek Aertembaga, Polres Bitung pun bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap ET dalam waktu singkat.

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 15.30 WITA, saat pelaku yang sedang berada di rumah terlibat cekcok dengan korban. Situasi yang semula hanya teguran berubah menjadi emosi tak terkendali.

Pelaku kemudian melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang terhadap korban hingga mengakibatkan luka serius.

Korban sempat dilarikan ke RS dr. Wahyu Slamet untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, meski telah mendapat perawatan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Aertembaga, AKP Denny Tampenawas yang memimpin langsung penanganan kasus ini menjelaskan pihaknya segera bergerak setelah menerima informasi dari pemerintah setempat.

“Begitu menerima laporan dari Lurah Kasawari, kami bersama piket langsung menuju lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara kami menemukan sejumlah barang bukti serta kondisi rumah yang menunjukkan telah terjadi tindak kekerasan,” katanya.

Menurut Kepala Polsek Aertembaga, berdasarkan informasi warga, pelaku sempat melarikan diri. Namun berkat kerja sama cepat antara polisi dan masyarakat, pelaku berhasil ditemukan di area pantai dan segera diamankan.

Saat diamankan, pelaku juga mengalami luka di bagian tangan dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Polsek Aertembaga untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Barang bukti berupa satu bilah parang turut diamankan oleh petugas.

Kasus ini kini telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Bitung untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai melalui Kepala Polsek Aertembaga AKP Denny Tampenawas, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus mengimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan pengendalian emosi dalam kehidupan keluarga.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa emosi yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan yang merugikan bahkan menghilangkan nyawa,” katanya.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan keluarga dengan kepala dingin serta tidak ragu mencari bantuan apabila menghadapi tekanan emosional. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top