KPU PPU Luncurkan Gerakan Ayo Mencoblos di Pilkada 2018

Penulis: mazze77  •  Selasa, 12 Desember 2017 | 13:14:20 WIB

KALAMANTHANA, Penajam – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penajam Paser Utara meluncurkan Ayo Mencoblos Rabu 27 Juni 2018 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten PPU tahun 2018, Selasa (12/12/2017) di Gedung Graha Pemuda KM 09 Kecamatan Penajam.

Acara ini dihadiri Komisioner KPUD Provinsi Kalimantan Timur Rudiansyah, Ketua KPUD Kabupaten PPU Feri Mei Effendi beserta Komisioner KPUD Kabupaten PPU, Komisioner KPUD kabupaten/kota di Kaltim, Sekretaris Daerah PPU Tohar, Ketua DPRD PPU Nanang Ali, Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, Dandim 0913/PPU Letkol Czi Dwi Imam Subagyo,Kepala Kejari Kabupaten PPU Darfiah,  Forum Koodinasi Pimpinan Daerah PPU serta pengurus partai politik di Kabupaten PPU.

Ketua KPUD Feri Mei Effendi mengatakan PPU termasuk dari 171 daerah di Indonesia yang menggelar pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2018 dimana satu-satunya untuk wilayah Kaltim yang bersamaan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018.

“Alhamdullilah kita baru melaksanakan launching. Pada prinsipnya launching ini ajakan kepada masyarakat,” kata Feri.

Dikatakan Feri, pihaknya mengimbau masyarakat yang memiliki hak suara menggunakan hak pilihnya untuk datang ke TPS pada tanggal 27 Juni 2018 kerena pemimpin PPU dan Kaltim ke depan yang menentukan itu adalah masyarakat. Disayangkan jika masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya.

“Untuk kemajuan PPU tentunya berdampak pada partisipasi masyarakat. Jika masyarakat PPU antusias memilih, maka terget kami diangka 70 persen partisipasi masyarakat memilih akan tercapai,” terang Feri.

Lanjut Feri persoalan di DAK2 sudah diterima sekitar 166 ribu, tetapi masih menunggu DP4 yang akan diterima akhir bulan ini melalui Kementerian Dalam Negeri. DP4 itu kemudian akan didistribusikan ke KPUD Kabupaten/Kota dan Provinsi yang melaksanakan Pilkada untuk selanjutnya melakukan pemuktahiran sampai proses di bulan April 2018.

“Penetapan DPT di bulan April 2018. Peningkatan DPT kemungkinan ada, tetapi tidak signifikan karena informasi dari Disdukcapil PPU bahwa warga yang masuk dan keluar PPU lebih banyak yang keluar,” pungkasnya.

Selain itu, Feri mengimbau kepada masyarakat PPU agar melakukan perekaman e-KTP karena menurut data Disdukcapi ada sekitar hampir 12 ribu masyarakat yang belum melaksanakan perekaman e-KTP. Jika tidak memiliki data e-KTP masyarakat tidak akan terdaftar di dalam DPT.

“Ada penambahan TPS sekitar 17 TPS dengan jumlah 350 TPS. Ke 17 TPS yang dimaksud akan disebar di beberapa geografis yang aksesnya jauh demi meningkatkan partisipasi memilih,” terang Feri. (hr)

Reporter: mazze77
Back to top