KKP Palangka Raya 'Jemput Bola' Penumpang Sakit di Bandara

Penulis: mazze77  •  Rabu, 06 Juni 2018 | 14:52:49 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Walaupun aktivitas di pelabuhan laut dan bandara tidak sepadat daerah lain, namun untuk mengantisipasi arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palangka Raya tetap menyiapkan posko khusus di lokasi ini.

Sebanyak 24 personil yang disiagakan terdiri dari dokter, perawat, sopir ambulans dan tenaga epidemiologi. Tapi dalam hal ini hendaknya petugas tidak hanya sekedar menunggu saja, tetapi mengamati kondisi para penumpang yang diduga sakit alias jemput bola.

“Pos kesehatan yang ada di bandara, secara fungsional kami tingkatkan sebagai posko pelayanan selama arus mudik mulai H-7 dan H+7 Idul Fitri. Kami siap mulai dari jam 5.30 WIB sampai penerbangan terakhir malam hari,” kata Kepala KKP Palangka Raya, Solihin, di ruang kerjanya, Selasa (5/6).

Solihin menjelaskan, kenapa pihaknya harus jemput bola terhadap penumpang. Pasalnya, biasanya penumpang datang kecepatan sehingga kelelahan begitu tiba di bandara. Belum lagi jika ada jadwal pesawat terlambat datang.

Begitu juga dengan tim KKP yang ada di Pelabuhan Pulang Pisau. Namun di sini, bukan untuk penumpang tetapi angkutan barang sehingga relatif lama dan hanya mengecek kesehatan dari para awak kapal saja. Tetapi kapasitas KKP hanya membantu Pemda Pulpis dan tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan di pelabuhan.

Diakuinya, selama ini, KKP lebih kepada penilaian seseorang layak terbang atau tidak. Contohnya kesehatan ibu hamil. Petugas cek in biasanya melapor ke posko KKP, ketika ada penumpang yang sakit, untuk diperiksa apakah penumpang diizinkan terbang atau tidak.

“Jadi saya bilang ke teman-teman kesehatan di bandara untuk jemput bola, datangi penumpang dan tanya, selama ini kan hanya ada di klinik saja. Itu arahan saya ke mereka, sehingga dalam situasi khusus seperti arus mudik ini, kita lakukan jemput bola,” imbuhnya. (tva)

Reporter: mazze77
Back to top