Pelabuhan di Buntok, Retribusi Ditarik Terus, Fasilitas Diabaikan

Penulis: mazze77  •  Selasa, 03 April 2018 | 16:44:39 WIB

KALAMANTHANA, Buntok – DRPD Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengharapkan Pemerintah Daerah Barsel bisa segera membenahi fasilitas publik, yakni  dua pelabuhan yang berada di Kota Buntok.

Hal ini disampaikan anggota Komisi II DPRD Barsel, James Jamjam kepada KALAMANTHANA, di Buntok, Selasa (3/4/2018).

Legislator senior PDIP ini menyebutkan pembenahan terhadap dua pelabuhan di Kota Buntok dinilai perlu. Sebab, kedua pelabuhan tersebut, yakni Pelabuhan Pasar Beringin dan Pelabuhan Pasar Lama, merupakan pusat transit dari transportasi bagi masyarakat Barsel untuk menuju ke ibukota labupaten. “Apalagi sebagian besar penduduk Barsel berada di wilayah perairan,” sebutnya.

James  menilai kondisi kedua pelabuhan itu saat ini memprihatinkan, terutama Pelabuhan Pasar Beringin. Kondisi titian pelabuhan menuju jalan dermaganya, kini sangat sulit dilewati karena hanya menggunakan sebatang kayu yang ketika dilewati oleh siapapun harus ekstra hati-hati. Bahkan pijakan itu akan tenggelam apabila berpijak dengan beban berat.

Sedangkan untuk Pelabuhan Pasar Lama, drainase yang berada di bagian bawahnya kini jebol dan menimbulkan aliran air yang sangat deras. Arus deras menumpu di sekitar pondasi bangunan dermaga.

“Hal itu nantinya akan mengakibatkan terjadinya erosi yang cukup parah pada bagian bawah tanah di bangunan tersebut sehingga rawan longsor,” terangnya.

Karena itu, James mendesak Pemkab Barsel, terutama kepada Dinas Perhubungan agar segera menganggarkan dana untuk membenahi kedua bangunan pelabuhan itu di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Tahun 2018 ini.

Ia juga menegaskan agar Pihak Dishub Barsel segera menganggarkan biaya pembenahan tersebut di APBDP 2018 demi  meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. “Apalagi pelabuhan merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi Pendapatan Asli  Daerah (PAD), masa dipungut terus retribusinya, tapi fasilitasnya dibiarkan tidak memadai,” tegasnya. (fik)

Reporter: mazze77
Back to top