Kali Ini, Honorer Bagian Umum Setkab PPU Terindikasi Narkoba dari Tes Urine

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 02 Februari 2019 | 07:31:39 WIB

KALAMANTHANA, Penajam – Makin banyak saja tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang terjerat persoalan narkoba. Kali ini, honorer di Bagian Umum Sekretariat Kabupaten PPU.

Tenaga honorer tersebut dinyatakan terinidikasi menggunakan narkoba setelah hasil res urine yang dilakukan membuahkan hasil positif. Dia menjadi tenaga honorer keenam yang dinyatakan positif setelah Pemkab PPU menggelar tes urine bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Penajam Paser Utara.

“Pemeriksaan tes urine yang dilaksanakan di Kantor Badan Keuangan ditemukan satu honorer dinyatakan positif menggunakan narkoba,” ungkap anggota Badan Narkotika Kabupaten Penajam Paser Utara, Denny Handayansyah di Penajam, Jumat (1/2).

Tenaga honorer tersebut, kata Denny, diketahui bertugas di Bagian Umum Setkab PPU. “Ada juga hasil pemeriksaan urine dua honorer dari Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara masih belum jelas atau samar-samar,” ujar Denny kepada Antara.

Untuk dua honorer yang hasilnya tes urine masih samar-samar itu akan terus dipantau BNK dan Reskoba Polres Penajam Paser Utara.

Kegiatan pemeriksaan urine pada Jumat pagi yang dilaksanakan di Kantor Badan Keuangan tersebut diikuti 66 pegawai honorer Badan Keuangan dan Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hasil pelaksanaan tes urine itu sudah diserahkan kepada kepala SKPD (satuan kerja perangkat daerah) atau organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.

Pemeriksaan urine tersebut sebagai salah satu syarat perpanjangan kontrak kerja pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Sampai saat ini honorer di 14 SKPD sudah menjalani tes urine, masih ada honorer di 13 OPD yang belum mejalani pemeriksaan urine, kami akan lanjutkan tes urine di SKPD yang belum,” jelas Denny.

Sementara pada pemeriksaan urine yang digelar BNK Penajam Paser Utara sebelumnya, lima pegawai honorer terindikasi menggunakan narkoba setelah hasil tes urine dinyatakan positif, dan tujuh pegawai honorer hasil pemeriksaan urine masih belum jelas atau samar-samar.

BNK Penajam Paser Utara juga mengangendakan pemeriksaan urine dadakan bagi seluruh PNS (pegawai negeri sipil) atau aparatur sipil negera (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. (hr)

Reporter: Redaksi
Back to top