Capek Deh!! Penutupan Merong Molor Lagi dari Akhir November ke 4 Desember 2019

Penulis: admin2019  •  Rabu, 27 November 2019 | 22:19:45 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh - Tarik ulur penutupan lokalisasi Prostitusi Lembah Durian atau Merong di Km 3,5 Muara Teweh-Puruk Cahu, terus terjadi.

Lokalisasi ini tidak jadi ditutup pada akhir November 2019, seperti digembar-gemborkan selama ini, tetapi molor lagi menjadi 4 Desember 2019. 

Hal tersebut  diutarkan  oleh Kepala Dinas Sosial PMD Kabupaten Barut Eveready Noor  di Muara Teweh, kemarin. 

Eveready mengatakan, terjadi perubahan jadwal penutupan, karena harus menunggu Bupati Barut berada di Muara Teweh pada  4 Desember mendatan. “Penutupan lokalisasi Merong  dilakukan pada  4 Desember 2019 yang langsung ditutup oleh Bupati Barut. Karena beliau meisyaratkan pada tanggal tersebut sudah berada di Muara Teweh,” kata Eveready.

Ia menambahkan, mengenai hal-hal keberangkatan dan pemulangan penghuni lokalisasi sudah  dipersiapkan oleh Dinas Sosial PMD Kabupaten Barut.

Dari jumlah 15 orang yang akan dipulangkan, sudah didata mengenai infomasi kependudukan secara lengkap dan  siap diantar ke Dinas Sosial Provinsi maupun Dinsos Kabupaten ke tempat mereka berasal.

Pemulangan  dilakukan melalui pendampingan langsung oleh pihak Dinsos PMD Barut. Ke-15 orang tersebut ada yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Surabaya, Palangkaraya, Banjarmasin dan Kabupaten Murung Raya.

PSK-PSK yang lain sudah ada yang pulang sendiri ke tempat berasal, tetapi ada juga yang mencari pekerjaan di Muara Teweh. Sedangkan lokasi bekas Merong bakal bersih dari prosttitusi. Warga pemilik  lahan dan rumah secara pribadi boleh  membuka usaha lain non prostitusi.(mel)

Reporter: admin2019
Back to top