Komisi III DPRD Kotim Minta Sosok Publik Figur Jadi Contoh Penerapan Prokes

Penulis: admin2020  •  Senin, 24 Mei 2021 | 16:35:04 WIB

KALAMANTHANA, Sampit - Masih lemahnya sistem penerapan hingga kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) mendapat respon dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H.Suprianto agar hal ini menjadi perhatian prioritas bersama.

"Artinya dalam hal ini ada yang salah dalam sistem penerapannya dilapangan, meningkatkan kesadaran masyarakat sudah seharusnya diawali dengan meningkatkan kesadaran kita-kita sosok publik figur, baik itu instansi pemerintah, tokoh-tokoh, adat, tokoh agama maupun lainnya karena sudah menjadi kewajiban ketika memberikan contoh yang baik kepada warga masyarakat," ungkapnya Senin (24/5/2021).

Legislator PKS ini bahkan mengharapkan, agar pemerintah daerah saat ini tidak hanya berpokus terhadap penegakannya saja, melainkan meningkatkan sosialisasi maupun pemberdayaan terhadap masyarakat agar memahami kondisi yang terjadi saat ini di daerah.

"Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan ini sudah merupakan prioritas khusus oleh semua pihak yang berwenang, namun demikian dalam hal mensosialisasikannya harus benar-benar memperhatikan banyak aspek, salah-satunya psikologis masyarakat," tegasnya.

Terlebih dia juga menekankan, sebagai penggerak Prokes, lembaga pemerintah maupun peran penting aparat dan termasuk semua kalangan sebagai sosok publik figur, semestinya memberikan memotivasi dan juga contoh yang tepat agar masyarakat tidak mengsanksikan ketika adanya oknum pejabat maupun tokoh yang justru tidak menerapkan Prokes.

"Hal semacam ini seharusnya menjadi PR kita bersama, terutama berkaitan dengan mencegah terjadinya klaster-klaster baru penyebaran Covid 19 di daerah kita ini, sekaligus tetap konsisten agar pemulihan ekonomi juga bisa sejalan," tutupnya.

Protokol kesehatan/perubahan perilaku: mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menjaga asupan vitamin dan gizi, berolahraga cukup, memeriksakan diri jika ada gejala dan melaporkan diri (jujur) jika ada gejala. (drm)

Reporter: admin2020
Back to top