Antisipasi Varian Baru Virus Corona, Dewan Minta Perketat Pengawasan dan Disiplin Prokes

Penulis: admin2020  •  Senin, 10 Mei 2021 | 22:30:31 WIB

KALAMANTHANA, Sampit - Munculnya varian baru B-1617 di Indonesia khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang sudah terkonfirmasi positif baru ini membuat anggota DPRD memberikan reaksi.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim Hendra Sia agar dalam hal ini Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kotim memperketat pengawasan dari Desa hingga Kecamatan.

"Kami tidak bosan-bosanny mengingatkan kembali kepada semuanya agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan virus korona dan pemerintah wajib melakukan pengawasan yang ketat terhadap penerapan prokes tersebut, apalagi dengan kemunculan varian baru saat ini," ungkapnya Senin (10/4/2021).

Bahkan legislator Partai Perindo ini menjelaskan, pengawasan ketat juga diperlukan lantaran libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 dikhawatirkan akan memunculkan klaster baru yang membuat jumlah pasien positif Covid-19 di Kotim semakin meningkat, serta meningkatkan klaster varian baru yang mulai menyerang negara Indonesia saat ini.

"Kami mendorong agar pemerintah segera menerapkan kebijakan sesuai grafik harian Covid-19. Bila kasus tinggi dan terus melonjak, bukan tidak mungkin untuk kembali memperketat pengawasan dan tindakan tegas lainnya demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Diketahui, data update Covid-19 Kotim pada 9 Mei 2021 kemarin yakni total meninggal dunia 62 orang, kasus aktif 260 orang, total konfrimasi 2291 orang, total sembuh 1969 orang. Dimana suspect harian sebanyak 153.

Pasien yang sembuh pada 9 Mei 2021 sebanyak 6 orang berasal dari Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Sedangkan Pasien yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 15 orang berasal dari Kecamatan MB. Ketapang 11 orang, Kecamatan Baamang 2 orang dan dari Kecamatan Parenggean 2 orang.

Perubahan perilaku/protokol kesehatan: cuci tangn dengan sabun, memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menghindari kerumunan, berolahraga cukup, menjaga asupan vitamin dan gizi, memeriksakan diri jika merasa ada gejala, melaporkan diri (jujur) jika ada gejala. (drm)

Reporter: admin2020
Back to top