KALAMANTHANA, Palangka Raya — Car Free Night (CFN) yang rutin digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Bundaran Besar, Palangka Raya, terus menarik antusiasme masyarakat. Namun, agar dampaknya lebih merata, Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengusulkan agar pelaksanaan CFN tidak hanya terpusat di satu lokasi.
“Bundaran Besar itu sudah jadi. Tanpa kegiatan pun memang sudah ramai. Kalau bisa, CFN dialihkan ke titik lain yang belum berkembang,” ujar Khemal, Kamis (14/8/2025).
Menurutnya, memindahkan kegiatan ke kawasan baru dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal. CFN yang meriah dinilai mampu menarik perhatian publik, meningkatkan nilai tanah, dan membuka peluang usaha di wilayah yang sebelumnya kurang dikenal.
Khemal juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di Palangka Raya dan wilayah lain di Kalimantan Tengah. Ia mendorong Pemprov untuk menjadikan CFN sebagai strategi pengembangan kawasan ekonomi baru.
“Kalau kegiatan besar digelar di titik-titik baru, otomatis kawasan itu akan tumbuh. Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga investasi sosial dan ekonomi,” tegasnya.
Usulan ini sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan dan membuka potensi tersembunyi di berbagai penjuru Kalimantan Tengah. (Mit).