HUT ke-80 RI, Comodo Mapala FEB UPR Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Bukit Raya

Penulis: admin2020  •  Sabtu, 23 Agustus 2025 | 08:45:09 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Setelah lima hari perjalanan melawan udara dingin, kabut tipis dan langkah menanjak, tim pendaki berhasil menginjakkan kaki di puncak Bukit Raya, 17 Agustus 2025.

Tim Ekspedisi Pendakian Bukit Baka Bukit Raya Comodo Mapala Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Palangka Raya (FEB UPR), kibarkan bendera Merah Putih di puncak Bukit Raya, gunung tertinggi di Kalimantan.

Bendera Merah Putih dikibarkan dengan khidmat tepat pada 17 Agustus 2025 di atas puncak Bukit Raya dengan ketinggian 2.278 di atas permukaan bumi sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 RI.

Prosesi pengibaran bendera Merah Putih oleh tim ekspedisi yang beranggotakan tujuh orang berlangsung penuh rasa haru dan nasionalisme.

Ketua Satgas Tim Ekspedisi Bukit Raya 2025, Christian David mengatakan, bendera Merah Putih yang berkibar di atap Kalimantan ini seakan menjadi pengingat bahwa cinta tanah air tidak hanya dirasakan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Momentum ini adalah simbol semangat persatuan sekaligus komitmen menjaga keutuhan bangsa. Dari Bukit Raya, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kecintaan pada Indonesia juga berarti menjaga kelestarian alamnya,” kata Christian David, Jumat (22/8/2025) melalui pres relaese ke media ini.

Kegiatan diikuti oleh Tim Pendakian Bukit Raya Bukit Baka Comodo Mapala FEB UPR dan masyarakat adat setempat. Selain pengibaran bendera, acara juga dirangkai dengan doa bersama.

Bukit Raya sendiri berada dalam kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, yang dikenal sebagai habitat keanekaragaman hayati penting dunia.

Dengan mengibarkan bendera di puncaknya, para peserta ingin menyuarakan pentingnya menjaga hutan sebagai warisan bangsa sekaligus paru-paru dunia.

“Semoga kegiatan ini menginspirasi generasi muda untuk terus menumbuhkan semangat kebangsaan, merawat alam, dan merajut persatuan dari Sabang sampai Merauke,” ujar Christian David. (sly)

Reporter: admin2020
Back to top