Gubernur Kalteng Gelar Ramah Tamah Bersama Media, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Dukungan UMKM

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Jumat, 01 Agustus 2025 | 14:15:15 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menggelar ramah tamah bertajuk “Sharing dan Diskusi Bersama Gubernur” di Istana Isen Mulang, Kamis (31/7/2025) sore.

Kegiatan ini diawali dengan joging sore bersama sejumlah kepala OPD dan wartawan, menyusuri Jalan D.I. Panjaitan dan Brigjen Katamso. Suasana hangat tercipta antara pemerintah dan insan pers dari berbagai organisasi media.

Plt. Kepala Diskominfosantik Prov. Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kemitraan antara pemerintah dan media. Ia mencatat peningkatan pemberitaan pembangunan hingga 700 persen sejak awal masa jabatan Gubernur, berkat kontribusi aktif para mitra media.

“Komitmen untuk menyampaikan berita positif tentang pembangunan di Kalteng harus terus kita jaga,” tegas Rangga.

Dalam sesi diskusi, Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya peran jurnalis sebagai mata dan telinga pemerintah.

“Mata saya hanya dua. Tapi berkat wartawan, saya bisa melihat lebih banyak hal. Saya tidak pernah anti kritik,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan media, Gubernur menyampaikan komitmen menyelesaikan isu strategis, termasuk lingkungan hidup. Ia mengungkapkan bahwa 14 perusahaan pertambangan sirkon telah dihentikan operasionalnya karena lokasi tidak sesuai izin.

Ia juga menegaskan penertiban kendaraan angkutan tanpa dokumen lengkap, serta langkah antisipatif terhadap karhutla melalui apel besar dan pengawasan lapangan.

“Alhamdulillah, saat ini Kalimantan Tengah tergolong minim risiko karhutla,” katanya.

Gubernur turut menjelaskan program Car Free Night yang rutin digelar setiap malam minggu sebagai upaya meningkatkan PAD dan mendukung UMKM.

“Sebagian biaya artis kami tanggung pribadi. Yang terpenting, UMKM tumbuh dan masyarakat punya hiburan akhir pekan,” jelasnya.

Ramah tamah ini menjadi ruang reflektif dan kolaboratif antara pemerintah dan media dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih terbuka, berdaya, dan berkelanjutan. (Sly).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top