RD Andreas Jimmy: Falsafah Huma Betang Sejalan dengan Eklesiologi Katolik tentang Gereja sebagai Umat Allah

Penulis: admin2020  •  Sabtu, 20 September 2025 | 14:33:10 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – RD Andreas Jimmy Niman, S.FIL, M.Fil tampil menjadi narasumber seminar pada kegiatan Rakerda Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kalteng di Aula GSG Tjilik Riwut, Kompleks Gereja Katedral Santa Maria Palangka Raya, Sabtu (20/9/2025).

“Liturgi adalah jantung kehidupan Gereja Katolik, titik temu antara Allah dan umat. Musik liturgi memiliki martabat istimewa karena memperindah doa, memperkuat partisipasi, dan menjadi ekspresi iman yang bernyanyi,” jelas RD. Andreas Jimmy yang juga akademisi di STIPAS Tahasak Danum Pambelum.

Ia juga menegaskan bahwa dalam konteks Kalimantan Tengah, falsafah Huma Betang sejalan dengan eklesiologi Katolik tentang Gereja sebagai Umat Allah. Nilai kebersamaan dan harmoni dalam Huma Betang menjadi inspirasi praksis pastoral, termasuk dalam pelaksanaan PESPARANI.

Baca Juga: Mantapkan Persiapan Pesparani I Kalteng, LP3KD Gelar Rakorda di Palangka Raya

Namun, terdapat beberapa tantangan yang diangkat, antara lain soal inkulturasi liturgi, risiko PESPARANI direduksi menjadi ajang kompetisi semata, partisipasi umat yang belum merata, serta bagaimana kegiatan ini bisa berkontribusi pada harmoni sosial lintas agama dan budaya.

Seminar ini sekaligus menjadi momentum penguatan bagi para pengurus LP3KD baik Provinsi maupun LP3KD Kabupaten/ Kota menuju PESPARANI Katolik I Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November 2025 di Palangka Raya.

Kegiatan turut dihadiri Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Sandra Mariyus Adipa, M.Pd., yang memberi dukungan penuh atas upaya LP3KD dalam mempersiapkan ajang perdana ini. (sly)

Reporter: admin2020
Back to top