KALAMANTHANA, Tamiang Layang – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Barito Timur melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi penyuluh pertanian dalam rangka implementasi aksi perubahan organisasi melalui aplikasi Lapor Cepat Penyuluh 2.0 (LCP 2.0). Inovasi ini digagas oleh Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM, Rainhard Parlindungan, sebagai upaya mempercepat dan menertibkan sistem pelaporan penyuluh di lapangan.
Sosialisasi dilakukan secara bergilir di lima Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), yakni Kecamatan Patangkep Tutui (17/9/2025), Raren Batuah (18/9/2025), Dusun Tengah (22/92025), Karusen Janang (24/9/2025), dan Paku (25/9/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabid Penyuluhan bersama Tim Efektif Aksi Perubahan, Koordinator Jabatan Fungsional (KJF) Kabupaten, serta Koordinator BPP masing-masing kecamatan.
Setiap sesi sosialisasi diisi dengan pembukaan, pemaparan materi penggunaan aplikasi LCP 2.0, dan diskusi interaktif bersama para penyuluh wilayah binaan. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah penyuluh dalam menyampaikan laporan secara digital, satu klik, dan tepat waktu.
Sebagai puncak kegiatan, Rakor Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Barito Timur digelar pada 30 September 2025 di Aula DPKP. Rakor dihadiri oleh Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, para kepala bidang, koordinator KJF Kabupaten, koordinator 10 BPP, serta seluruh penyuluh pertanian.
Dalam arahannya, Plt. Kepala DPKP Barito Timur, Misnohartaku, menegaskan pentingnya digitalisasi pelaporan melalui LCP 2.0. “Kami berharap ke depan terbangun ekosistem pelaporan penyuluh pertanian yang berkelanjutan, efektif, dan bisa menjadi rujukan praktik baik di tingkat daerah,” ujarnya.
Dengan sistem pelaporan berbasis digital ini, penyampaian laporan penyuluh di Barito Timur diharapkan semakin tertib, transparan, dan mendukung pengambilan kebijakan pembangunan pertanian yang lebih tepat sasaran. (Anigoru).