KALAMANTHANA, Murung Raya – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mendorong pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan sebagai bagian dari misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Hal ini ditegaskan Bupati Murung Raya, Heriyus M. Yoseph, dalam kegiatan pemberian penghargaan gerakan budaya membaca yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Murung Raya, Selasa (26/8/2025).
“Kegiatan ini adalah wadah promosi pentingnya fungsi perpustakaan sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi. Ini luar biasa, karena dari awal kita melihat karakter anak-anak kita,” ujar Heriyus.
Ia menekankan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang generasi penerusnya memiliki karakter kuat, dibentuk melalui pendidikan formal dan nonformal, serta pembudayaan kegemaran membaca sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.
“Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menumbuhkan kebiasaan membaca dalam lingkungan keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mura, Batara, yang juga Asisten III Sekda, menyampaikan bahwa lomba berpidato dan membaca puisi yang digelar bertujuan meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan minat baca.
“Minat baca masyarakat Murung Raya masih tergolong rendah. Dengan adanya lomba ini, kami berharap kegemaran membaca bisa meningkat,” ujarnya.
Data menunjukkan bahwa tingkat gemar membaca di Murung Raya mengalami kenaikan dari 49,15% pada 2020 menjadi 60,96% pada 2023. Meski demikian, angka ini masih perlu ditingkatkan agar sejajar dengan daerah lain.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing melalui literasi. (Sly).