DPRD Barut Dorong Regulasi Perlindungan Anak

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Kamis, 09 Oktober 2025 | 18:09:39 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Jamilah, menegaskan perlunya kebijakan konkret dan pengawasan ketat terhadap program perlindungan perempuan dan anak. Ia menyampaikan hal ini saat menanggapi seruan Kepala Dinas DPPKB-P3A Barito Utara, Silas Patiung, yang mengajak masyarakat menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap kelompok rentan tersebut.

“Seruan ini penting, tapi lebih penting lagi adalah tindakan nyata. Kami di DPRD siap mengawal penguatan regulasi dan anggaran agar program perlindungan terhadap perempuan dan anak berjalan efektif,” tegas Jamilah, Kamis (9/10/2025).

Politisi PKS itu menekankan bahwa perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya satu dinas. Ia menyoroti pentingnya keberpihakan anggaran, keberlanjutan edukasi, dan sistem pelaporan yang responsif serta berpihak pada korban.

“Kami akan mendorong adanya payung hukum daerah atau penguatan regulasi turunan yang lebih operasional. Harus ada mekanisme pencegahan dan penanganan yang jelas dan terkoordinasi,” ujarnya.

Jamilah juga menyatakan DPRD siap bersinergi dengan DPPKB-P3A untuk menyusun kebijakan perlindungan yang terintegrasi dan memastikan semua kasus kekerasan mendapat penanganan tuntas, serta tidak berujung pada penyelesaian non-hukum yang merugikan korban.

Sebelumnya, Kepala DPPKB-P3A Barito Utara, Silas Patiung, menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, guru, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

“Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak! Dampaknya bisa berlangsung seumur hidup. Kita harus bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mereka secara sehat dan bermartabat,” kata Silas, Selasa (7/10/2025).

Dukungan dari DPRD menjadi sinyal kuat bahwa isu perlindungan perempuan dan anak kini mendapat perhatian serius di tingkat kebijakan. Dengan dorongan legislatif, Barito Utara diharapkan mampu menghadirkan sistem perlindungan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif dan holistik. (Sly).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top