KALAMANTHANA, Muara Teweh – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang dilaksanakan Kodim 1013/Muara Teweh di Desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur, mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha. Ia menilai TMMD bukan sekadar program fisik, tetapi instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan akselerasi pembangunan desa berkelanjutan.
“Langkah Satgas TMMD membuka lahan pertanian di Desa Jamut adalah upaya nyata menjawab tantangan ketahanan pangan lokal. Ini bukan sekadar proyek sesaat, melainkan investasi jangka panjang bagi kemandirian desa,” tegas Taufik, Sabtu (11/10/2025).
Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat mampu menghasilkan dampak besar yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga, seperti akses pangan dan kesejahteraan ekonomi. Ia menyebut program ini sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya sektor pertanian.
“Kami dari Komisi II DPRD melihat program ini sangat sejalan dengan fokus pembangunan daerah. Langkah konkret seperti ini yang kita perlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar,” lanjutnya.
Taufik juga menekankan bahwa kehadiran TNI melalui TMMD turut membangun semangat gotong royong dan optimisme warga. Ia menyebut kegiatan seperti rehabilitasi rumah tak layak huni, pembangunan jalan, dan penyuluhan sosial sebagai paket lengkap pembangunan desa berbasis kolaborasi.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Dandim 1013/Muara Teweh sekaligus Dansatgas TMMD, Kolonel Inf Agussalim Tuo, atas kepedulian nyata terhadap masyarakat Desa Jamut.
“TMMD adalah contoh teladan dari sinergi lintas sektor yang mampu menghadirkan solusi langsung di tengah masyarakat. Harapannya, program ini tidak berhenti di satu desa saja, tetapi terus digulirkan sebagai bagian dari strategi nasional membangun desa tangguh dan mandiri,” pungkas Taufik.
Dengan semangat kebersamaan, TMMD ke-126 menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga lahir dari kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. (Sly).