Dewan Dorong Ormas Bersikap Profesional dan Adaptif

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Senin, 20 Oktober 2025 | 17:59:45 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh - Organisasi kemasyarakatan (ormas) di daerah dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan berkelanjutan. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan tentang Organisasi Kemasyarakatan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Senin (20/10/2025), di aula Bappedarida.

Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, mewakili Bupati H. Shalahuddin, membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa ormas merupakan mitra penting pemerintah dalam menjaga persatuan, stabilitas sosial, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan. “Ormas adalah kanal aspirasi rakyat yang berperan dalam menjaga harmoni sosial dan menjadi bagian penting dari keberlanjutan pembangunan,” ujarnya.

Anggota DPRD Barito Utara, H. Parmana Setiawan, turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai penguatan pemahaman hukum bagi ormas sebagai langkah strategis membangun sinergi dan tata kelola organisasi yang sehat. “Ini bukan hanya soal regulasi, tapi bagian dari upaya kolektif membangun peradaban demokrasi yang sehat, berbasis partisipasi masyarakat,” tegasnya.

Parmana menekankan bahwa ormas saat ini dituntut lebih profesional dan adaptif terhadap dinamika hukum dan sosial. Menurutnya, pemahaman terhadap regulasi menjadi syarat mutlak agar ormas dapat bekerja secara akuntabel dan konstruktif. “Kita ingin ormas di Barito Utara tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tapi juga menjadi pelopor perubahan positif, dengan menjunjung etika organisasi dan semangat kebangsaan,” tambahnya.

Ia juga menyambut baik ruang dialog terbuka dalam kegiatan tersebut sebagai sarana membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat sipil.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen ormas, tokoh masyarakat, dan perangkat daerah. Selain menjadi forum edukatif, sosialisasi ini membuka ruang kolaborasi antara ormas dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem sosial yang kondusif, inklusif, dan partisipatif. (Sly).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top