Katingan Perkuat Strategi Sanitasi Lewat Coaching Clinic

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Kamis, 06 November 2025 | 20:58:51 WIB

KALAMANTHANA, Katingan – Pemerintah Kabupaten Katingan menghadiri kegiatan Coaching Clinic 7 Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) dalam Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (6/11/2025), dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Kalteng.

Coaching Clinic 7 secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B. Aden. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sanitasi aman sebagai indikator pembangunan berkelanjutan.

“Pendampingan teknis ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat perencanaan dan mendorong implementasi program sanitasi yang lebih efektif,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dalam siklus penyusunan dan pelaksanaan SSK. Fokusnya adalah evaluasi, sinkronisasi program, serta pematangan rencana kegiatan agar sejalan dengan target sanitasi nasional. Melalui pendampingan ini, pemerintah daerah dibimbing untuk menyempurnakan dokumen SSK, memperbaiki indikator kinerja, dan memastikan pelaksanaan program sesuai mekanisme yang berlaku.

Program PPSP sendiri mencakup penyediaan layanan sanitasi dasar, pengelolaan air limbah domestik, pengelolaan sampah, dan drainase lingkungan. SSK menjadi dokumen strategis yang memuat kebijakan, strategi, dan program prioritas untuk mencapai target sanitasi aman di daerah.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Katingan, Jonianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperkuat implementasi SSK yang sedang berjalan di Katingan.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan ini, terutama dalam penyempurnaan dokumen SSK yang menjadi pedoman kerja daerah. Pemkab Katingan berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan sanitasi aman dan memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat melalui Program PPSP memberikan dorongan besar bagi percepatan pembangunan sanitasi, khususnya dalam pengelolaan air limbah domestik dan penguatan sarana sanitasi berbasis masyarakat. (Mit).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top