DPRD Apresiasi Rencana Penataan Kumuh dan Pelebaran Jalan Muara Teweh

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Rabu, 19 November 2025 | 17:50:35 WIB

KALAMANTHANA, Muara teweh - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyampaikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang tengah mempersiapkan penataan kawasan kumuh serta pelebaran jalan di wilayah padat penduduk, khususnya di Kelurahan Lanjas dan Kelurahan Melayu.

Menurut Taufik, program tersebut merupakan kebijakan strategis yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan permukiman lebih tertata dan aksesibilitas transportasi yang lebih baik. “Saya memberikan apresiasi kepada Bupati dan jajaran yang telah turun langsung meninjau kondisi di lapangan. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Sebelumnya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan sejumlah pimpinan perangkat daerah telah meninjau sejumlah titik strategis, termasuk kawasan RT 4, RT 5, dan RT 6 Kelurahan Lanjas serta permukiman di Kelurahan Melayu.

Taufik menilai peninjauan langsung tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan perencanaan pembangunan sesuai kondisi faktual di lapangan. “Penataan kawasan kumuh dan pelebaran jalan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempermudah mobilitas, terutama di wilayah dalam kota Muara Teweh yang semakin berkembang,” ucapnya.

Dalam proses peninjauan, pemerintah memetakan titik-titik prioritas yang membutuhkan penanganan segera. Selain fokus pada kawasan kumuh, pelebaran jalan dinilai krusial guna mengurangi kepadatan dan memperlancar arus kendaraan di jalur penghubung antarkelurahan.

Kepala Dinas Perkimtan Barito Utara, Junaidi, menyampaikan penataan kawasan kumuh di Kelurahan Lanjas akan mulai direalisasikan pada 2026, bersamaan dengan pengadaan lahan di sekitar Mapolres Barito Utara untuk penataan Kelurahan Melayu. Dokumen perencanaan seperti FS, AMDAL, dan DED disiapkan pada 2026, dengan target pelaksanaan fisik pada 2027 melalui skema multiyears.

Taufik berharap program tersebut berjalan lancar dan memberikan dampak besar bagi masyarakat, baik dari sisi estetika kota, kenyamanan permukiman, hingga peningkatan ekonomi lokal. (Sly).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top