DPRD Kotim Soroti Dilema Balap Motor Sampit

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Minggu, 09 November 2025 | 15:14:44 WIB

KALAMANTHANA, Sampit - Rencana penyelenggaraan event balap motor di kawasan Taman Kota Sampit menuai pro dan kontra. Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Mariani, menilai kegiatan tersebut sebagai dilema antara prestasi olahraga dan kepentingan publik.

Menurutnya, balapan resmi bisa menjadi wadah positif bagi generasi muda penikmat otomotif. Namun, penggunaan jalan umum dan area publik untuk kegiatan itu menimbulkan keresahan serta kecemburuan sosial di masyarakat. “Ini memang jadi dilema. Satu sisi even balapan itu baik untuk prestasi otomotif dan ajang keterampilan anak muda, tapi di sisi lain jalan umum digunakan dan itu menimbulkan kecemburuan sosial,” ujarnya, Minggu, (9/11/2025).

Mariani memahami ajang balapan insidental sering dimaksudkan untuk menghidupkan semangat olahraga otomotif di daerah. Namun, ia menyayangkan masih digunakannya taman kota dan jalan umum yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyinggung keberadaan sirkuit balap yang pernah dibangun di Kotim, namun kini mangkrak dan belum diselesaikan. “Sirkuit itu dibangun memang untuk kegiatan balapan, tapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya. Padahal dana besar sudah digelontorkan, sayang kalau akhirnya mubazir,” ucapnya.

Mariani mendorong pemerintah daerah agar segera menyelesaikan pembangunan sirkuit tersebut ketika kondisi keuangan memungkinkan. “Kalau nanti keuangan daerah sudah membaik, saya berharap pemerintah bisa melanjutkan pembangunan sirkuit itu. Karena saat ini terkendala efisiensi anggaran,” tegasnya. (Darmo).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top