HKN ke-61 Jadi Momentum Transformasi Kesehatan Barito Utara

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Selasa, 18 November 2025 | 19:23:01 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh - Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 harus dimaknai sebagai momentum memperkuat transformasi budaya kesehatan yang kini menjadi arah kebijakan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan usai memimpin upacara peringatan HKN di halaman Dinas Kesehatan Barito Utara, Selasa (18/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Shalahuddin menjelaskan paradigma kesehatan telah berubah. Pemerintah tidak lagi hanya fokus mengobati masyarakat yang sakit, tetapi lebih pada mempertahankan masyarakat yang sehat agar tetap sehat. “Kalau dulu kesehatan itu orang sakit disehatkan, sekarang tidak. Orang sudah sehat harus kita pertahankan supaya terus sehat. Itu yang kita maknai dari transformasi budaya kesehatan,” tegasnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga pendukung yang berkontribusi besar meningkatkan layanan kesehatan di Barito Utara. Ia menilai dedikasi tenaga kesehatan sangat berpengaruh terhadap percepatan pembangunan daerah.

Shalahuddin mengungkapkan realisasi program kesehatan gratis di Barito Utara kini mencapai sekitar 60 persen. Meski demikian, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat sebenarnya telah mendekati penuh. “Kalau dihitung keseluruhan, masyarakat kita ini hampir 100 persen terlindungi. Kenapa? Karena yang 30 sekian persen itu adalah masyarakat yang ditanggung perusahaan. Jadi semuanya sudah terlindungi oleh BPJS,” jelasnya.

Ia menambahkan pelayanan kesehatan kini semakin mudah, masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan. “BPJS kita sudah. Tinggal menunjukkan KTP, sudah dilayani. Artinya tidak ada pengumuman lagi. Alhamdulillah tidak ada keluhan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan peningkatan pelayanan kesehatan sejalan dengan visi pembangunan daerah Barito Utara Maju, Masyarakat Sejahtera. “Sejahtera itu luas, baik pendidikan, kesehatan, dan juga pekerjaan,” tuturnya.

Selain program kesehatan gratis, pemerintah daerah juga terus mendorong pendidikan gratis, peningkatan sektor pertanian, serta pemerataan dan keadilan pembangunan infrastruktur. (Sly).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top