Warga Samuda Kaget, Kail Pancing di Sungai Mentaya Terjerat Anak Buaya

Penulis: admin2020  •  Kamis, 27 November 2025 | 15:01:22 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Aktivitas memancing warga di Samuda, tepatnya Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (27/11/2025) mendadak berubah menegangkan.

Seorang warga bernama Udin tidak menyangka kail yang dilempar ke Sungai Mentaya justru mengenai anak buaya, bukan ikan seperti biasanya.

Salah seorang warga setempat, Bachtiar mengatakan kalau di lokasi tersebut tempat mincing ikan warga."Kejadian di Samuda, Desa Basirih. Awalnya Udin hendak mancing ikan, ternyata anak buaya yang sangkut dikail," ujarnya.

Bachtiar menceritakan, kalau warga kerap menggunakan umpan isi perut ayam dan bekicot lazim karena ampuh untuk memancing ikan patin dan otek yang banyak ditemukan saat musim udang.

Namun, umpan yang sama rupanya juga menarik perhatian seekor buaya muda berukuran sekitar satu meter.

Baca Juga: Populasi Buaya Disebut Semakin Meluas, Legislator Kotim Ini Minta Pemerintah Ambil Langkah Serius

Udin, Warga yang memancing pun kaget ketika mendapati reptil itu tersangkut di kailnya. Ia sempat mengangkat anak buaya tersebut ke daratan sebelum buru-buru melepaskan dan mengembalikannya ke sungai.

“Dia langsung lepas, takut induknya ada di sekitar,” tambah Bachtiar.

Komandan Resort BKSDA Pos Sampit, Muriansyah, membenarkan bahwa reptil itu merupakan anak buaya muara.

Dari ukurannya, buaya tersebut kemungkinan sudah tidak berada dalam pengawasan induknya. Namun, keberadaannya mengindikasikan bahwa kawasan itu masih menjadi habitat buaya muara. “Biasanya anakan buaya jumlahnya lebih dari satu,” katanya.

BKSDA meminta warga tetap berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar Sungai Mentaya. Pasalnya, beberapa laporan kemunculan buaya juga pernah terjadi sebelumnya, terutama pada wilayah yang berdekatan dengan pemukiman. (su)

Reporter: admin2020
Back to top