Bupati Shalahuddin Minta OPD Percepat Serapan Anggaran

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:41:21 WIB
KALAMANTHANA, Muara Teweh - Memasuki triwulan akhir tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Barito Utara mencatatkan realisasi belanja daerah rata-rata di atas 60 persen. Namun sejumlah OPD strategis masih tertinggal jauh dengan serapan di bawah 40 persen. Kondisi ini mendorong Bupati H. Shalahuddin menyerukan percepatan pelaksanaan kegiatan dan pengetatan pengawasan. “Belanja daerah adalah motor pembangunan. OPD yang masih lambat harus mempercepat kinerja fisik dan administrasi agar serapan sesuai target RPJMD,” tegas Shalahuddin dalam apel gabungan, Senin (13/10/2025). Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2025, Sekretariat Daerah menjadi OPD dengan pagu tertinggi Rp142,04 miliar dan realisasi 69,36 persen. Dinas Pendidikan, meski memiliki pagu jumbo Rp622,35 miliar, baru menyerap 49,76 persen. Sejumlah OPD dengan serapan cukup tinggi antara lain:
  • BKPSDM – 62,11 persen
  • Disporapar – 61,92 persen
  • Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan – 61,27 persen
  • BPKAD – 59,97 persen
Namun dinas krusial masih di bawah 40 persen, di antaranya:
  • Dinas PU dan Penataan Ruang – 32,59 persen
  • Dinas Perkim – 35,46 persen
  • Dinas Penanaman Modal dan PTSP – 31,96 persen
  • Dinas Perhubungan – 35,62 persen
  • RSUD Muara Teweh – 32,91 persen

Ketimpangan di Tingkat Kecamatan

Ketimpangan serapan juga terlihat di lingkup kecamatan. Lahei Barat mencatat realisasi tertinggi 43,21 persen, diikuti Teweh Tengah (41,43 persen) dan Lahei (36,95 persen). Sementara capaian terendah ada di Gunung Purei (32,24 persen), Montallat (35,74 persen), dan Teweh Selatan (36,20 persen). Bupati menegaskan capaian serapan belanja bukan sekadar angka, melainkan indikator nyata efektivitas pelaksanaan program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. “Ini bukan soal menghabiskan anggaran, tapi soal tanggung jawab atas kinerja dan dampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya. Pemkab Barito Utara akan terus mendorong evaluasi berkala dan menekankan penyelesaian kegiatan tepat waktu agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun yang rawan memicu kualitas pekerjaan tidak maksimal. (Sly).  
Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top