Dari Muara Teweh Hingga Banjarmasin, Bukti Mengakarnya Jaringan Narkoba Fredy Pratama

Penulis: admin2020  •  Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:27:21 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Jaringan narkoba Fredy Pratama begitu kuat mengakar di Tanah Kalimantan. Mulai dari Banjarmasin hingga Muara Teweh.

Buktinya, meski sebagian anggota jaringan narkoba Fredy Pratama sudah ditangkap, tak berarti peredaran narkoba dalam jumlah besar habis begitu saja.

Sepanjang tahun 2025 saja, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan beserta jajaran, berhasil menyita lebih dari 379 kilogram sabu-sabu dari jaringan Fredy Pratama. Penyitaan 379.625,13 gram sabu-sabu itu dilakukan Polda Kalimantan Selatan dan 13 Polres jajaran.

“Sitaan barang bukti ini mayoritas dari hasil ungkapan besar yang dikendalikan jaringan Fredy Pratama,” kata Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono di Banjarmasin.

Selain sabu-sabu, ungkap Baktiar, jaringan Fredy juga kerap menyelundupkan ekstasi yang tahun 2025 totalnya ada 135.824 ekstasi berhasil disita.

Khusus Ditresnarkoba Polda Kalsel saja, sabu-sabu yang disita sebanyak 327.328,55 gram atau 327 kilogram dan ekstasi 132.626 butir.

Baktiar menyebut dari data tersebut dapat terlihat kinerja maksimal pihaknya dalam upaya pemberantasan narkotika, khususnya mengungkap jaringan besar lintas provinsi bahkan internasional.

"Mengungkap penyelundupan narkotika dalam jumlah besar memang tidak mudah, modusnya beragam dan selalu berubah-ubah," ujarnya.

Meski begitu, Baktiar menegaskan pihaknya tidak akan pernah menyerah dan terus berusaha bekerja maksimal dengan segala sumber daya yang ada, untuk mengungkap peredaran narkoba.

Terbukti capaian tahun 2025 melebihi dari hasil pengungkapan 2024 dengan barang bukti 312.999,24 gram sabu-sabu dan 118.942 butir ekstasi.

Sedangkan dari sisi jumlah kasus dan tersangka justru menurun dibandingkan 2024.

Sepanjang 2025, ada 1.554 kasus dan menangkap 1.842 tersangka. Sementara di 2024 Polda Kalsel mencatatkan tindak pidana narkoba 1.743 kasus meringkus 2.230 pengedar. (*)

Reporter: admin2020
Back to top