KALAMANTHANA, Jakarta – Untuk pertama kalinya, petenis Indonesia Janice Tjen menantang petenis Top Ten. Sejumlah fakta mengiri duel Janice Tjen vs Iga Swiatek.
Pertarungan Janice Tjen vs Iga Swiatek akan berlangsung di babak kedua Qatar Total Energies Open 2026 di Doha, Selasa 10 Februari 2026 waktu setempat.
Duel Janice Tjen vs Iga Swiatek tersaji setelah Janis Tjen memastikan langkah lolos dari babak pertama Qatar Total Energies Open 2026, denan menyingkirkan Haddad Maia.
Pertarungan Janice Tjen vs Iga Swiatek menjadi kesempatan pertama petenis Indonesia itu menjajal petenis peringkat 10 besar dunia.
Iga Swiatek saat ini merupakan petenis peringkat kedua dunia di bawah Aryna Sabalenka. Sebelumnya, dia pernah menjadi petenis putri nomor satu dunia.
Sejumlah fakta dan statistik menandai pertemuan Janice Tjen vs Iga Swiatek ini. Apa saja?
1.Kemenangan beruntun 30 kali
Iga Swiatek selalu tampil terlalu tangguh bagi lawan yang secara substansial memiliki peringkat di bawahnya. Dalam 30 pertandingan terakhir, dia selalu menang lawan pemain di luar Top 20.
2.Iga Swiatek petenis paling sukses
Iga Swiatek menjadi petenis paling sukses dalam sejarah Qatar Open. Dia memenangkan gelar juara di seluruh tiga penampilan terdahulu di Qatar secara beruntun, yakni antara 2022-2024.
3.Pertama kali bagi Janice Tjen
Ini menjadi kesempatan pertama bagi Janice Tjen sepanjang kariernya menghadapi petenis Top 10. Ini pertemuan pertamanya pula menghadapi Iga Swiatek.
4.Kemenangan di US Open
Janice Tjen tak pernah memenangkan turnamen level tour sampai akhirnya membukukannya di babak pertama US Open tahun lalu.
5.Pengalaman buruk tahun lalu
Iga Swiatek sebelumnya kandas di tangan Elena Rybakina di peretmpat final Australia Open bulan lalu. Dia kalah 5-7, 1-6.
Ini menjadi fakta tambahan bahwa petenis Polandia yang mantan petenis nomor satu dunia itu memiliki resistensi di lapangan, membawanya kalah di 20 pertandingan sejak awal tahun 2025.
6.Tak pernah juara di 6 bulan awal
Tahun lalu, Iga Swiatek tak pernah memenangkan gelar di enam bulan pertama.
Dia baru bisa meraih gelar pertamanya di Wimbledon, lalu berlanjut di Cincinnati dan Seoul.
7.Tanpa tetes keingat
Jika Janice Tjen harus tampil menguras tenaga menghadapi Hahad Maia di babak pertama, Iga Swiatek justru tak perlu keluar keringatr. Dia lolos ke babak kedua dengan status bye.
8.Kemenangan ketiga Janice Tjen
Janice Tjen memaksa Hadad Maia tampil mengecewakan dalam pertandingan Senin lalu. Dia mengalahkan petenis Brasil itu 6-0, 6-1 hanya dalam satu jam.
Ini menjadi hasil yang dibutuhkan Janice Tjen setelah hanya memenangkan dua pertandingan dari empat turnamen pertamanya musim ini.
9.Janice Tjen bukan siapa-siapa
Janice Tjen, yang peringkatnya meroket ke 50 besar dunia, dua tahun lalu bahkan tak memiliki peringkat.
Dia memenangkan enam gelar ITF tahun lalu, dan puncaknya adalah dengan meraih gelar di Chenai dan WTA 125 Jinan. Maju ke babak kedua US Open sebagai petenis kualifikasi menjadi tonggak kemajuannya. (*)