KALAMANTHANA, Jakarta – Isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto beredar kencang. Betulkah akan ada perombakan?
Isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto itu merebak di berbagai pembicaraan banyak pihak. Informasinya, perombakan Kabinet Merah Putih digelar di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta.
Tapi, kabar reshuffle kabinet Prabowo Subianto itu dibantah Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Dia memastikan tidak ada perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di lingkungan Istana Kepresidenan.
Informasi yang beredar di lingkungan wartawan, tetapi tidak terkonfirmasi oleh pihak Istana, Presiden Prabowo kemungkinan akan merombak beberapa menterinya pada pekan ini.
“Nggak ada reshuffle," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan terkait rencana perombakan Kabinet saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, selepas menghadiri acara peluncuran stimulus ekonomi untuk periode triwulan I tahun 2026.
Prasetyo juga membantah saat ditanya kemungkinan Presiden akan melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.
“Nggak ada (reshuffle, red.). Kita menjelang Bulan Suci Ramadhan, menjelang Lebaran kan sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan (stimulus ekonomi, red.), ini kan bagaimana pemerintah bekerja keras untuk supaya seluruh masyarakat dapat menjalani Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran nanti dengan sebaik-baiknya. Kita berpikir terus-menerus bagaimana meringankan beban saudara-saudara kita, terutama di desil-1 (miskin ekstrem, red.) hingga desil-4," kata Prasetyo, yang juga Juru Bicara Presiden.
Pada kesempatan sama, Prasetyo menekankan pemerintahan Presiden Prabowo saat ini fokus untuk meringankan kesulitan-kesulitan hidup yang dialami oleh masyarakat.
Oleh karena itu, berbagai jenis stimulus pun diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat pada periode Triwulan I 2026.
"Semua semata-mata untuk kita membantu meringankan semua (kesulitan, red.) masyarakat dan harapan kita dengan seperti itu maka ekonomi akan tumbuh, ekonomi akan bergerak di triwulan pertama. Itu yang selalu menjadi dasar," ujar Pras, sapaan akrabnya.
Pras juga menyoroti masalah jalanan berlubang yang kemudian menimbulkan korban di beberapa daerah.
Terkait hal itu, ia menyatakan Kementerian Perhubungan langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi persoalan tersebut, terutama di tengah musim hujan.
"Kita terus-menerus berkoordinasi untuk memastikan kelayakan jalan-jalan yang sekarang dengan musim hujan ini banyak juga yang terjadi lubang, bahkan di beberapa tempat sempat jatuh korban. Kami, mewakili pemerintah tentu sangat prihatin dan saya terus hampir setiap hari mengingatkan untuk kita, pada seluruh jajaran, untuk memperhatikan hal-hal kecil seperti ini, tetapi berisiko fatal," kata Mensesneg.
"Itu semangat yang ingin kita bangun," katanya menambahkan. (*)