KALAMANTHANA, Penajam – Ramadan akan terasa membahagiakan di kawasan IKN alias Ibu Kota Nusantara. Masjid Negara IKN siap beroperasional.
Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Otorita IKN Troy Pantouw, Selasa 10 Februari 2026, mengatakan Masjid Negara IKN dipersiapkan mulai operasional pada Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini.
Otorita IKN bersama Masjid Negara IKN juga akan mengkoordinasikan pelayanan ibadah di 12 masjid dan 37 musala di wilayah KIPP, baik di kawasan perkantoran, hunian pekerja konstruksi, maupun rumah susun, serta pelayanan bagi umat Kristiani.
IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, secara umum siap menyambut aktivitas aparatur sipil negara (ASN) menjadikan pusat pemerintahan baru Indonesia.
“Fasilitas pelayanan dasar di IKN semakin lengkap, dan siap sambut pemindahan ASN degan rasa aman, nyaman, dan percaya diri menyongsong pusat pemerintahan baru Indonesia,” ujar Troy Pantouw di Sepaku, Penajam Paser Utara.
Dia menjelaskan pelayanan dasar merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib disediakan pemerintah, termasuk bagi ASN dan keluarganya yang akan bermukim di IKN.
Otorita IKN memastikan kesiapan fasilitas pelayanan dasar untuk mendukung perpindahan ASN ke IKN, aspek pelayanan dasar terus dipercepat agar pemindahan ASN berjalan sesuai rencana.
Dia menyebut sebanyak 16 kementerian/lembaga negara dijadwalkan melakukan aktivitas rutin di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, ditargetkan aktivasi IKN sebagai pusat kerja pemerintahan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026.
“Pelayanan dasar menjadi kunci agar ASN dapat pindah dan bekerja dengan tenang di IKN,” kata Troy.
Menurut dia, dengan kesiapan fasilitas pelayanan dasar tersebut diharapkan menjadi faktor pendorong ASN, TNI, Polri, dan masyarakat untuk pindah ke IKN bersama keluarga. (*)