Lindungi Konsumen Jelang Lebaran, Pemkab Kotim Sidak Pangan di Sejumlah Swalayan Sampit

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 12 Maret 2026 | 14:36:24 WIB
Wabup Kotim Irawati beserta jajaran saat sidak di salahvsatu ritel modern Sampit.

KALAMANTHANA, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperketat pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di pasaran menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat aman dan layak dikonsumsi.

Pengawasan dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Sampit, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini dipimpin Wakil Bupati Kotim, Irawati, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim, Muslih, bersama instansi terkait.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran sidak adalah Hypermart Borneo City Mall Sampit di Jalan Jenderal Sudirman. Tim memeriksa berbagai produk yang dijual, mulai dari makanan kemasan hingga paket parsel Lebaran.

Irawati menjelaskan, sidak difokuskan pada pangan olahan tanpa izin edar, produk dengan kemasan rusak, serta barang yang masa kedaluwarsanya sudah mendekati batas.

“Sekarang kami melakukan sidak pangan, terutama pangan olahan yang tanpa izin edar maupun barang-barang yang sudah kedaluwarsa atau rusak,” kata Irawati.

Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan sejumlah produk yang tidak layak dijual, seperti barang dengan kemasan rusak dan produk yang masa kedaluwarsanya tinggal tiga bulan.

“Itu tidak boleh lagi dijual, karena minimal batas yang diperbolehkan untuk dijual ke konsumen adalah enam bulan,” ujarnya.

Tak hanya produk satuan, parsel Lebaran juga diperiksa satu per satu untuk memastikan seluruh isinya masih layak dikonsumsi.

Irawati menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan hingga mendekati Lebaran guna memastikan produk yang tidak layak tidak kembali dijual. Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar lebih teliti dalam memeriksa barang yang dipasarkan.

“Saya berharap pelaku usaha tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga memperhatikan keselamatan konsumen,” tegasnya. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top