Bupati Shalahuddin Minta ASN Perioritaskan Pelayanan kepada Masyarakat

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 25 Maret 2026 | 15:30:41 WIB
Bupati Barito Utara Shalahuddin pimpin apel gabungan sekaligus halal bihalal bersama ASN lingkup Pemkab setempat, di arena Tiara Batara Mura Teweh.

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Bupati Kabupaten Barito Utara, Shalahuddin minta ASN agar menjadikan pelayanan kepada masyarakat merupakan perioritas utama.

“Berikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan profesional. Hindari sikap malas, acuh tak acuh, serta perilaku yang tidak mencerminkan jati diri sebagai pelayan masyarakat,” tegas Shalahuddin saat pimpin apel gabungan di Tiara Batara Muara Teweh, Rabu (26/3/2026).

Bupati Shalahuddin juga menekankan pentingnya peningkatan integritas, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan publik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Ia menyampaikan bahwa momentum pasca Ramadan dan Idulfitri harus dijadikan sebagai titik awal untuk memperbaiki kualitas kehidupan dan kinerja aparatur pemerintah.

ASN harus menjadikan nilai-nilai keagamaan, kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, serta keteladanan sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelayan masyarakat.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar ibadah menahan lapar dan dahaga, melainkan proses pembentukan karakter yang melatih kedisiplinan, pengendalian diri, serta fokus dalam menjalani kehidupan dan pekerjaan.

Ia juga mengingatkan bahwa Idulfitri bukan akhir dari perubahan, tetapi awal untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan suci. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh ASN.

Pertama, menjaga marwah diri dan institusi pemerintah dengan bekerja sesuai peraturan perundang-undangan serta menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Kedua, ia mengajak seluruh aparatur untuk berani menyampaikan kebenaran dan menegakkan keadilan sesuai aturan yang berlaku. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak diukur dari banyaknya ucapan, melainkan dari tindakan nyata dan hasil kerja.

“Kehebatan seseorang bukan dari banyaknya kata, tetapi dari pelaksanaan dan hasil kerja,” ujarnya.

Ketiga, Bupati menekankan pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan. Setiap ASN, kata dia, adalah pemimpin setidaknya bagi dirinya sendiri, sehingga harus mampu menjadi contoh yang baik dalam sikap maupun perilaku.

Ia juga mengingatkan agar seluruh ASN menjaga perilaku serta menjauhi tindakan yang dapat merugikan lingkungan kerja maupun masyarakat. Jika terdapat persoalan yang tidak jelas dalam aturan, maka nilai-nilai agama harus menjadi pedoman dalam mengambil keputusan.

Sebagai contoh, Bupati menyinggung bahaya penyalahgunaan narkoba yang secara tegas dilarang baik oleh pemerintah maupun agama, sehingga tidak ada alasan bagi siapa pun untuk terlibat di dalamnya. (sly)
 

Reporter: Redaksi
Back to top