KALAMANTHANA, Palangka Raya – Peristiwa perampokan Alfamart Jalan Garuda, Palangka Raya, ternyata menyimpan plot twist. AP ternyata mantan “orang dalam”.
AP ternyata merupakan mantan karyawan jaringan gerai Alfamart di Palangka Raya. Dia pernah bekerja di Alfamart Mahir Mahar di wilayah Km 8 Jalan Tjilik Riwut.
Posisinya sebagai mantan karyawan gerai Alfamart itulah yang diduga bisa memudahkannya melakukan aksinya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Dedy Supriadi melalui Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan bahwa AP merupakan mantan karyawan Alfamart.
“Pelaku merupakan mantan karyawan Alfamart dan yang menjadi sasaran adalah toko-toko Alfamart,” kata Kapolsek Pahandut itu kepada wartawan di Palangka Raya, Kamis 26 Maret 2026.
Dia pun menegaskan WP sudah melakukan aksinya sejak tahun 2022. Langkahnya baru terhenti setelah ditangkap polisi di Sabangau.
“Dia merupakan pemain tunggal,” tambah mantan Kasat Reskrim Polres Kapuas itu.
WP (22) diamankan aparat Jatanras Polesta Palangka Raya bersama Ditreskrimum Polda Kalteng dan Polsek Pahandut di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya. Dia diduga sebagai pelaku perampokan Alfamart Garuda.
Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan, setelah perampokan Alfamart Garuda cukup menghebohkan.
Dalam keterangannya, Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya, Iptu Helmi Hamdani, menyebutkan bahwa WP bukanlah pemain baru dalam dunia kriminal di Palangka Raya.
Helmi Hamdani menyebutkan WP sudah berkali-kali melakukan aksi serupa di wilayah Kota Palangka Raya.
“Pelaku diduga terlibat dalam sejumlah kasus curas berdasarkan laporan polisi sejak tahun 2023 hingga 2026,” katanya.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan pelaku lain.
Kasus ini berawal dari aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 23.03 WIB di sebuah gerai Alfamart.
Saat itu, pelaku bersama rekannya masuk ke dalam toko dan mengancam pegawai menggunakan senjata tajam, lalu menggasak uang tunai serta barang dagangan. (abi)