Agak Laen! Pelaku Pecah Kaca Mobil Nekat Beraksi Ternyata Karena Takut Istri

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 27 Maret 2026 | 11:33:05 WIB

KALAMANTHANA, Kuningan – Aksi pecah kaca mobil kembali terjadi. Pemicunya bukan pencurian. Lalu apa? Seorang suami takut istri.

Aksi pecah kaca mobil ini terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Aksi pecah kaca ini sempat bikin heboh media sosial. Pasalnya, pelaku aksi pecah kaca, seorang warga di Perumahan Puri Asri 3, Kelurahan Ciporang, Kabupaten Kuningan, bukan berniat mencuri sesuatu dari dalam mobil. Dia melakukannya untuk memperdaya sang istri.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh Satuan Reskrim Polres Kuningan, fakta mengejutkan terungkap. Aksi tersebut hanyalah drama rekayasa yang dibuat korban sendiri berinisial RH.

Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Aziz dan Kasi Humas AKP Mugiyono, membongkar motif di balik laporan palsu tersebut dalam keterangannya pada Kamis (26/3/2026).

RH nekat bersandiwara karena diliputi rasa takut kepada istrinya setelah uang dalam rekening tabungannya berkurang drastis secara tidak wajar.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, tim penyidik menemukan banyak kejanggalan yang tidak sinkron dengan fakta di lapangan.

“Setelah dilakukan interogasi mendalam, RH akhirnya mengakui laporan pencurian tersebut adalah hoaks atau rekayasa belaka,” tegas Kapolres Muhammad Ali Akbar.

Penyelidikan mengungkap bahwa RH awalnya memiliki saldo rekening sebesar Rp28 juta yang diketahui oleh sang istri. Namun, saat dicek kembali, saldo tersebut menyusut tajam hingga tersisa Rp10 juta.

Karena bingung mempertanggungjawabkan selisih uang sebesar Rp18 juta tersebut kepada istrinya, RH kemudian menyusun skenario seolah-olah dirinya menjadi korban kriminalitas.

Demi meyakinkan sang istri dan pihak kepolisian, RH bahkan tega merusak kendaraannya sendiri. Ia memecahkan kaca pintu mobilnya menggunakan kunci roda di area rumahnya sendiri, lalu mengarang cerita bahwa uang belasan juta rupiah miliknya telah digondol pencuri.

Faktanya, RH sama sekali tidak membawa uang tunai di dalam mobil saat kejadian yang dilaporkan. Kaca mobil itu sengaja dipecahkan sendiri untuk mendukung narasi laporan palsunya.

“Kami juga memastikan bahwa video terkait kejadian tersebut yang sempat beredar di masyarakat adalah hoaks,” tambah Kapolres. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top