Ramadan Lebih Semarak, Pasar Wadai Hadirkan Sentra Takjil di Muara Teweh

Penulis: Huda  •  Jumat, 20 Februari 2026 | 12:19:00 WIB
Bupati Barito Utara resmikan Pasar Wadai Ramadan 1447 H di kawasan Masjid Shirathal Mustaqym

KALAMANTHANA, Muara Teweh  Pasar Wadai Ramadan 1447 Hijriah resmi dibuka oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tahunan tersebut dipusatkan di kawasan Masjid Shirathal Mustaqym, Jalan Imam Bonjol, Muara Teweh.

Peresmian dilakukan bersama Wakil Bupati Felix Sonadia Y. Tingan, serta dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah. Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin menjelaskan bahwa lokasi Pasar Wadai tahun ini mengalami perubahan berdasarkan aspirasi masyarakat dan hasil koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tahun ini Pasar Wadai digelar di lokasi berbeda dari sebelumnya. Perpindahan ini merupakan tindak lanjut dari masukan masyarakat dan pertimbangan teknis,” ujarnya saat meninjau lapak pedagang.

Ia mengungkapkan, lokasi sebelumnya di kawasan Water Front City dinilai rawan banjir, sementara area di depan SMAN 1 Muara Teweh terlalu padat dan berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar.

“Alhamdulillah, lokasi di depan masjid ini dinilai paling representatif dan lebih nyaman bagi masyarakat maupun pedagang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani, menyampaikan bahwa Pasar Wadai Ramadan 1447 H akan berlangsung selama bulan puasa, mulai 19 Februari hingga 16 Maret 2026.

“Pasar Wadai ini dirancang sebagai pusat kuliner Ramadan, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh aneka takjil dan hidangan berbuka puasa dalam satu kawasan,” ujarnya.

Selain menjadi pusat kuliner, Pasar Wadai juga berfungsi sebagai sarana pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta upaya pelestarian kuliner khas daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan suasana Ramadan di Barito Utara semakin semarak sekaligus mampu mendorong perputaran ekonomi lokal. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top