Ngeri! Warga Sampit Kini Hidup dalam Cengkeraman Teror Beruang Madu

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:13:00 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Warga Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kini hidup dalam cengkeraman teror. Yang meneror: beruang madu.

Teror beruang madu tersebut terutama dirasakan warga di Lingkar Utara Sampit, Kotawaringin Timur.

Pemicunya, seekor anjing milik warga ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Dugaan kuat sementara, anjing tersebut menjadi korban serangan beruang madu, satwa liar tersebut.

Kejadian ini memicu kekhawatiran masyarakat setelah sebelumnya sempat terdengar suara gaduh dan kemunculan beruang madu di sekitar permukiman.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di jalur menuju Simpang Kandan, kawasan yang masih berbatasan dengan semak belukar dan hutan. Warga menduga telah terjadi serangan satwa liar terhadap anjingnya.

“Suara gonggongan keras sekali, seperti ada yang diserang. Kami curiga itu bukan hewan biasa, tapi tidak berani keluar karena kondisi gelap dan mencekam,” ujar Fendi, salah seorang warga, Sabtu 28 Maret 2026.

Keesokan harinya, warga mendatangi lokasi dan menemukan seekor anjing sudah dalam kondisi mati dengan luka parah. Di sekitar lokasi juga terlihat semak-semak roboh dan bekas pergerakan yang diduga berasal dari satwa berukuran besar.

Kemunculan beruang madu ini diduga berkaitan dengan pergerakan habitat atau terganggunya lingkungan alami satwa tersebut, sehingga mendekati wilayah permukiman.

Hingga kini, warga masih diliputi rasa was-was dan berharap ada langkah antisipasi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top