Geger Penemuan Mayat dalam Freezer, Polisi Ringkus Dua Terduga Pembunuh Pak Bedul

Penulis: Redaksi  •  Senin, 30 Maret 2026 | 11:24:17 WIB

KALAMANTHANA, Jakarta – Kasus penemuan mayat dalam freezer mulai terkuak. Polisi menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Pak Bedul.

Kasus ini sempat bikin heboh warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka menemukan jasad Pak Bedul di dalam freezer di sebuah kios ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 28 Maret 2026.

Kini, aparat Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya mulai mengungkap kasus penemuan jasad Pak Bedul. Polisi menangkap dua orang terduga pelaku.

“Dua orang pelakunya, inisialnya DS alias A dan S,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim di Jakarta, Senin 30 Maret 2026.

Akan tetapi, dia belum dapat menjelaskan secara rinci terkait kronologi kasus pembunuhan tersebut. Dia hanya mengatakan korban disimpan di dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki.

Sebelumnya, warga perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat dalam freezer di sebuah kios ayam geprek yang berlokasi di Blok D33 pada Sabtu (28/3).

Korban yang akrab disapa Pak Bedul itu merupakan pegawai di kios makanan tersebut. Namun, penyebab kematian pria yang diperkirakan berusia 45 tahun itu belum diketahui, mengingat aparat kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu terjun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses itu didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.

Di mata warga, Pak Bedul bukan sekadar pegawai kios karena ia juga dikenal ramah, suka membantu, serta mudah bergaul. Tak heran, kepergiannya pun membuat gempar sekaligus menimbulkan rasa kehilangan bagi warga maupun sesama pedagang.

"Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini," ujar Ali, salah satu pedagang di sekitar lokasi kejadian.

Ali mengaku baru mengetahui peristiwa itu ketika suasana di sekitar kios ramai oleh kedatangan petugas kepolisian.

"Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantung mayat," ungkap Ali. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top