Mandi Pagi di Sungai Kelerean, Citra Noor Annisa Meninggal Diterkam Buaya

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 04 April 2026 | 15:44:38 WIB

KALAMANTHANA, Sangata – Citra Noor Annisa tak bisa sekolah lagi, untuk selamanya. Dia meninggal dunia setelah diterkam buaya di Sungai Kelerean.

Citra Noor Annisa adalah pelajar berusia 12 tahun yang berdomisili di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Jumat 3 April 2026 lalu menjadi hari terakhir bagi kehidupan Citra Noor Annisa. Di Sungai Kelerean, pagi itu, dia meregang nyawa setelah diterkam buaya.

Kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WITA saat korban mandi di sungai bersama sepupunya di Jembatan Sungai Kelerean, Jalan Pendidikan, Sekurau Atas Dalam.

Menurut keterangan saksi, korban sempat terlihat mandi seperti biasa sebelum akhirnya hilang dari permukaan air.

Salah satu saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban.

Mendapat informasi tersebut, keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai.

Sekitar pukul 10.00 WITA, korban akhirnya ditemukan sejauh kurang lebih 200 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Petugas kepolisian dari Polsek Bengalon yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Bengalon AKP Asriadi membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa dugaan kuat korban meninggal akibat serangan buaya.

“Kami menerima laporan dari warga terkait adanya anak yang hilang di sungai. Personel langsung menuju lokasi dan membantu proses pencarian serta evakuasi korban,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka pada bagian paha yang diduga akibat gigitan hewan buas, dalam hal ini buaya.

Ia juga menambahkan wilayah Sungai Kelerean memang dikenal sebagai habitat buaya dan beberapa kali dilaporkan kemunculannya oleh warga sekitar. (*)

Reporter: Redaksi
Back to top