KALAMANTHANA, Sanggau – Baru hendak membuka rukonya, Amin kedatangan dua tamu tak diundang. Sang tamu, tanpa tedeng aling-aling, langsung melakukan pengeroyokan.
Amin mengalami luka-luka serius akibat pengeroyokan di depan Ruko Amin Jenggot di Dusun Balai Karangan IV, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu 4 April 2026 pagi itu.
Pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Amin pertama kali diketahui Evi, istrinya. Tak lama berselang, peristiwa itu membikin geger warga Sekayam.
Evi sebenarnya mendengar pintu ruko dibuka sekitar pukul 05.00 WIB. Tapi, dia mengira bahwa suara itu muncul karena suaminya tengah bersiap membuka usaha seperti hari-hari biasanya.
Dia baru terkesima ketika mendengar teriakan dari arah depan ruko, sekitar 30 menit kemudian.
Merasa curiga dan panik, ia segera menuju ke bagian depan dan mendapati pintu ruko sudah terbuka. Lebih mengejutkan, dia menyaksikan suaminya berjalan sempoyongan masuk ke dalam ruko.
Melihat kondisi tersebut, Evi segera menutup kembali pintu ruko demi keamanan. Dia lalu menghubungi kerabat terdekat.
Salah satu saksi, Gopi Armadi, yang menerima telepon tersebut langsung menuju lokasi kejadian dan turut menghubungi pihak kepolisian.
Anggota piket Regu II Polsek Sekayam yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang mengalami luka serius dan membawanya ke Puskesmas Balai Karangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, personel piket Regu III Polsek Sekayam melakukan pengamanan lokasi guna kepentingan olah TKP dan pengumpulan barang bukti. Polisi juga mulai melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang masih belum diketahui identitasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis awal, korban mengalami sejumlah luka akibat benturan keras di bagian kepala. Di antaranya pendarahan aktif dari telinga sebelah kiri, muntah-muntah, pendarahan pada hidung, luka memar di bagian kening, serta benjolan di kepala bagian kanan.
Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno menyampaikan pihaknya bergerak cepat menangani kasus ini. Ia menegaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap identitas pelaku.
“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan TKP. Saat ini kami tengah melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna mengungkap pelaku,” ungkapnya.
Polsek Sekayam mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut. Kepolisian juga memastikan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku. (*)