KALAMANTHANA, Muara Teweh – Saat memimpin rapat di ruang Direktur RSUD Muara Teweh, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta penguatan budaya kerja dalam mendorong kemajuan layanan kesehatan di daerah.
Bupati menekankan tiga kunci utama yang harus diterapkan oleh seluruh pegawai rumah sakit, yakni disiplin, kerja keras, dan semangat melayani masyarakat. “Disiplin dimulai dari hal kecil, mulai dari cara bekerja, berpakaian hingga ketepatan waktu. Kedua, bekerja keras memanfaatkan waktu untuk pelayanan. Ketiga, semangat membangun dan melayani harus tertanam dalam diri setiap pegawai,” tegasnya, Selasa (21/4/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM tenaga kesehatan, mengingat masih adanya kesenjangan dengan tenaga medis di kota-kota besar. Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kegiatan ilmiah. “Di kota besar, seminar hampir setiap hari. Dokter terus mendapatkan ilmu baru. Ini yang membuat mereka berkembang lebih cepat,” ujarnya.
Untuk itu, Bupati mendorong kebijakan selektif dalam pemberian izin belajar bagi ASN tenaga kesehatan, dengan mengarahkan pendidikan lanjutan ke perguruan tinggi unggulan seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Bandung.
Selain peningkatan SDM, pembenahan rumah sakit juga mencakup kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk sistem Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP) agar berfungsi optimal sebelum proyek rehabilitasi selesai.
Bupati Shalahuddin mengingatkan bahwa masyarakat pada dasarnya hanya menginginkan terpenuhinya kebutuhan dasar, seperti kemudahan akses pendidikan, layanan kesehatan yang baik, serta ketersediaan lapangan kerja. “Masyarakat tidak menuntut yang berlebihan. Mereka hanya ingin pendidikan mudah, kesehatan terjamin, dan pekerjaan tersedia. Itu yang harus kita jawab,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kabupaten Barito Utara termasuk dalam lima daerah prioritas pengembangan layanan kesehatan di Kalimantan Tengah, bersama Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kapuas.
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, Asisten II Bahrum P. Girsang, Kepala Dinas PUPR M. Iman Topik, jajaran Dinas PUPR, serta Direktur RSUD dan staf. (Sly).