Pulang dari Samarinda, Lansia Asal Jember Ini Ditermukan Meninggal di Poskamling di Samboja Barat

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 22 April 2026 | 10:32:45 WIB

KALAMANTHANA, Tenggarong – Seorang lansia asal Jember, Jawa Timur, J (65), ditemukan meninggal dunia di Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara. Ada apa?

Ditemukannya jasad J cukup membuat heboh warga Jalan Usaha Tani Merdeka, Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara. Sebab, pria asal Jember itu ditemukan meninggal di dalam sebuah pos kamling pada Selasa 21 April 2026 sekitar pukul 15.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang asal Jember, Jawa Timur ini, ditemukan pertama kali oleh warga setempat dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh yang sudah mulai kaku.

Plh Kepala Polsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan kejadian bermula ketika saksi melihat korban melintas menggunakan sepeda motor dari arah Samarinda pada pukul 12.00 Wita. Korban kemudian terlihat memarkirkan kendaraannya di Pos Kamling RT 021 untuk beristirahat.

“Saksi sempat melihat korban tertidur pada pukul 14.00 Wita,” kata Plh Kepala Polsek Samboja, Iwan Setiawan.

Namun, tambah Iwan Setiawan, saat didatangi kembali pada pukul 15.00 WITA untuk diperiksa, korban sudah tidak merespons.

“Setelah dilakukan pengecekan bersama warga lain, korban diketahui sudah tidak bernapas,” tabah Plh Kepala Polsek Samboja itu.

Mendapati hal tersebut, warga segera melapor ke Relawan PMI Kecamatan Samboja Barat dan Polsek Samboja.

Tak berselang lama, personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal.

Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja untuk menjalani pemeriksaan medis.

Iwan Setiawan menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil visum luar menunjukkan nihil tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar satu jam sebelum ditemukan,” tambahnya.

Pihak keluarga korban yang telah dihubungi menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban selama ini diketahui tidak memiliki riwayat penyakit kronis. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top