KALAMANTHANA, Palangka Raya — Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota yang menjadikan perbaikan drainase sebagai bagian dari Program 100 Hari Kerja. Ia menilai kebijakan ini penting dalam upaya mengatasi banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah.
Namun demikian, Hap menegaskan bahwa program tersebut tidak akan berjalan efektif tanpa keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Saluran drainase yang tersumbat akibat sampah bisa menyebabkan banjir dan menjadi sumber penyakit. Masyarakat harus ikut bertanggung jawab,” ujarnya, Jumat (4/4).
Ia mendorong Pemkot untuk melibatkan warga melalui kegiatan gotong-royong, edukasi pengelolaan sampah, dan penyediaan fasilitas kebersihan yang memadai. Menurutnya, partisipasi warga sangat menentukan keberhasilan program lingkungan.
“Ketika masyarakat merasa dilibatkan, akan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Ini penting, apalagi menjelang musim hujan,” imbuhnya.
Hap juga menyarankan agar kampanye kesadaran lingkungan dilakukan secara rutin, terutama di kawasan rawan banjir. Langkah ini, kata dia, dapat menjadi strategi jangka panjang dalam membangun kota yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim. (Mit).