KALAMANTAHANA, Kuala Kapuas — Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Abdurahman Amur, meminta pemerintah daerah segera mengaktifkan kembali fasilitas resi gudang di Desa Terusan Jaya, Kecamatan Bataguh, guna memperkuat ketahanan pangan dan mendukung stabilitas harga komoditas pertanian.
“Pengaktifan kembali resi gudang tersebut sangat penting guna mendukung upaya ketahanan pangan di wilayah Kapuas, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga dan menjaga ketersediaan stok hasil pertanian,” ujar Abdurahman, selasa (29/4/2025).
Legislator dari Partai Golkar ini menilai, fasilitas yang dibangun sejak 2019 tersebut memiliki potensi besar untuk membantu petani menyimpan hasil panen seperti padi dan komoditas lainnya. Sistem resi gudang memungkinkan petani memperoleh sertifikat sebagai jaminan untuk mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan, sehingga tidak perlu menjual hasil panen saat harga belum menguntungkan.
Meski pernah difungsikan, resi gudang tersebut kini tak lagi optimal. Abdurahman, yang kembali terpilih dari Dapil Kapuas V, mendorong dinas terkait melakukan evaluasi dan reaktivasi fasilitas agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat setempat.
Ia juga mengajak koperasi tani dan BUMDes untuk bersinergi mengelola resi gudang secara efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, langkah ini akan memperkuat ekonomi desa serta meningkatkan nilai tambah bagi petani.
“Dengan langkah ini, diharapkan ketahanan pangan lokal dapat ditingkatkan, petani memperoleh nilai tambah dari hasil panen, serta ekonomi masyarakat desa menjadi lebih kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Apendi, menyampaikan bahwa resi gudang tersebut sempat berfungsi sesuai peruntukannya saat awal dibangun, namun kini perlu didorong kembali agar bisa beroperasi optimal. (Mit).