Liburan Berujung Duka: Tenggelamnya Dua Remaja di Wisata Viral Petuk Ketimpun

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:59:41 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya — Insiden tragis menewaskan dua remaja di kawasan wisata air Petuk Ketimpun, Palangka Raya, membuka sorotan tajam terhadap minimnya pengawasan keselamatan di lokasi wisata yang viral di media sosial. Kawasan ini menjadi destinasi dadakan setelah ramai dibagikan pengguna TikTok, namun lonjakan pengunjung tak diimbangi kesiapan fasilitas dan mitigasi risiko.

Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menyesalkan kejadian tersebut dan menyoroti absennya pelampung, penjaga, serta sistem pemantauan. Ia menyerukan agar standar keamanan ditegakkan di semua destinasi publik—baik resmi maupun spontan. “Objek wisata harus bisa dinikmati tanpa risiko. Pelampung penyelamat dan petugas pemantau harus disiapkan,” tegasnya, Senin, (4/8/2025).

Khemal juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab orang tua dalam mendampingi anak saat berwisata. Menurutnya, pengawasan tidak cukup bila hanya mengandalkan petugas lapangan. “Kita semua harus sama-sama menjaga,” ujarnya.

Tragedi ini menjadi alarm kolektif bagi pemerintah, masyarakat, dan pengelola ruang publik untuk tidak lalai terhadap aspek keselamatan. Petuk Ketimpun bukan satu-satunya lokasi viral akibat tren digital—dan kewaspadaan harus menjadi fondasi utama di tengah euforia wisata spontan. (Mit).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top