Reza Prabowo: Guru Harus Siap Hadapi Era AI, TV Interaktif Berdasar Data

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Sabtu, 05 Juli 2025 | 15:16:56 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Hal ini ditegaskan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Guru dalam Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) se-Kalimantan Tengah di Hotel M Bahalap, Jumat (4/7/2025).

Reza menyampaikan bahwa Bimtek ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi bertujuan mendorong kreativitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Guru-guru ini bukan hanya dilatih membuat modul, tapi bagaimana menciptakan pembelajaran yang menyenangkan untuk anak-anak kita, sehingga target belajar benar-benar tercapai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan guru menghadapi era kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, teknologi bukan untuk ditakuti, melainkan disikapi bijak sebagai alat bantu meningkatkan mutu pendidikan.

“AI itu tergantung bagaimana kita menyikapinya. Seperti saat HUT Bhayangkara kemarin, kita lihat polisi sudah menggunakan robot. Ini bukti bahwa perubahan sudah di depan mata,” tambahnya.

Menanggapi kritik terkait kebijakan pengadaan TV interaktif di sekolah, Reza mengakui sempat mendapat hujatan karena dianggap tidak relevan dengan kondisi infrastruktur pendidikan.

“Saya pernah dibully, dihujat karena pengadaan TV interaktif ini. Katanya, sekolah kita masih banyak yang rusak. Tapi saya ingin tegaskan, setiap kebijakan harus berdasarkan data dan kebutuhan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut didasarkan pada usulan dari sekolah dan data Dapodik, yang menunjukkan bahwa jumlah sekolah dengan kondisi rusak berat tidak sampai 10%. Sementara itu, perbaikan infrastruktur terus dilakukan setiap tahun.

Reza menutup sambutannya dengan harapan agar para guru terus beradaptasi dan berinovasi, demi menciptakan pendidikan yang relevan dan berkualitas di tengah perkembangan zaman. (Sly).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top