Legislator Dorong Inovasi Optimalisasi PAD Bukan dengan Menambah BUMD Baru

Penulis: JNP  •  Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:03:43 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Tomy Irawan Diran mengingatkan, potensi menurunnya APBD dampak dikuranginya Dana Transfer Daerah oleh Pemerintah, harus diantisipasi dengan inovasi-inovasi kreatif oleh pemerintah daerah. Terutama inovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Tomy Irawan Diran mengatakan, tren penurunan anggaran ini tidak hanya terjadi di Kalteng, melainkan juga di provinsi lainnya di Indonesia.

“Kondisi sekarang memang seperti itu. Bahkan di Jawa Tengah, teman-teman menyampaikan hal yang sama. Di RPJMD kita pun ada penurunan, walaupun tidak drastis, tapi tetap harus diwaspadai,” ujarnya.

Menurut Tomy, sejumlah sektor sumber PAD disebutnya belum optimal dalam memberikan kontribusi, seperti pajak alat berat, pajak permukaan air, hingga pengelolaan BUMD. Ia menegaskan, pembentukan BUMD baru yang tidak lebih produktif dari yang ada hanya akan menambah beban daerah.

Di Badan Anggaran (Banggar), lanjut Tomy, pembahasan upaya peningkatan PAD masih terus digodok. “Greget untuk meningkatkan PAD itu kurang. Padahal kita semua, baik eksekutif maupun legislatif, sudah disumpah untuk memperbaiki keuangan daerah. Itu harus menjadi komitmen bersama,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilainya masih kurang produktif. “Sebelum membentuk BUMD baru, yang ada sekarang harus dibenahi dulu. Kalau tidak bisa dibenahi, barulah kita pikirkan inovasi atau inisiatif baru,” tegasnya.

Tomy juga menekankan pentingnya profesionalisme pengelolaan, baik di BUMD maupun BUMN. Ia bahkan mencontohkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan RS Doris Sylvanus, dirinya mempertanyakan perbedaan pengelolaan rumah sakit umum dan swasta. “Pengelolaannya harus profesional. Orang yang ditempatkan harus sesuai kapasitas dan kualitas, bukan asal mengisi posisi,” ujarnya. (ny)

Reporter: JNP
Back to top