Inovasi PROAKTIF Sukses Cetak Lompatan Status Desa di Kapuas: Dari Nol Menjadi 15 Desa Swasembada

Penulis: Editor  •  Selasa, 11 November 2025 | 08:51:19 WIB

KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dalam pembangunan desa dan kelurahan tahun 2025.

Melalui implementasi inovasi "PROAKTIF" (Profil Desa/Kelurahan Yang Akurat, Aktual, Terintegrasi dan Partisipatif), kabupaten ini berhasil mentransformasi status klasifikasi seluruh desanya secara signifikan.

?Inovasi yang digagas oleh Syaiful Fadjri, S.STP, MPA, selaku Kepala Bidang Kelembagaan Masyarakat Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas, ini terbukti membawa dampak langsung.

?Data Progres Profil Desa menunjukkan lompatan kuantum. Pada tahun 2024, dari 231 desa/kelurahan di Kabupaten Kapuas, 179 desa masih berstatus "Swadaya" (berkembang rendah) tanpa ada satu pun desa yang berstatus "Swakarya" (menengah) atau "Swasembada" (maju/mandiri).

?Namun, pasca-implementasi PROAKTIF, data per tahun 2025 menunjukkan hasil yang dramatis:
?Desa Swadaya: 0 Desa
?Desa Swakarya: 216 Desa
?Desa Swasembada: 15 Desa
?Pencapaian ini berarti 100% desa di Kabupaten Kapuas berhasil dientaskan dari status Swadaya dan mengalami kenaikan kelas, bahkan melampaui target Perjanjian Kinerja tahun 2025 yang menargetkan 2 Desa Swasembada.

?Inovasi PROAKTIF dirancang untuk mengoptimalkan evaluasi perkembangan desa dengan memastikan data profil desa (prodeskel) akurat, selalu diperbarui (aktual), terintegrasi antar-OPD, dan disusun secara partisipatif.

?Syaiful Fadjri menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah kerja kolektif. "Semua ini tidak bisa dicapai sendirian. Ini adalah hasil kerja keras tim PROAKTIF yang kompak di DPMD Kapuas, serta berkat arahan dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kapuas," ujarnya di Kuala Kapuas, Selasa (11/11/2025).

?Dukungan terhadap aksi perubahan ini memang datang dari berbagai lini, termasuk surat dukungan resmi dari Bupati Kapuas, H. M. Wiyatno, SP, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Dr. Usis. I. Sangkai, S.Hut., M.Si, dan Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Aryawan, S.IP., M.IP.

?Lebih lanjut, Syaiful yakin bahwa inovasi ini akan terus berlanjut dan memiliki potensi besar untuk direplikasi di daerah lain.

?"Kami yakin inovasi ini akan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan bahkan Kementerian Dalam Negeri, PROAKTIF sangat mungkin untuk direplikasi oleh kabupaten/kota lain sebagai praktik baik dalam akselerasi penyusunan dan pendayagunaan data profil desa," tutupnya. (fan)

Reporter: Editor
Back to top