DPRD Kotim Ingatkan Warga Waspada Buaya Saat Banjir

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Jumat, 14 November 2025 | 16:23:04 WIB

KALAMANTHANA, Sampit - Meningkatnya tinggi air di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memunculkan kekhawatiran warga. Kemunculan buaya kembali diwaspadai seiring banjir yang dalam beberapa hari terakhir melanda Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut, Teluk Sampit, Mentaya Hilir Utara, hingga Seranau.

Anggota DPRD Kotim, Wahito Fajriannoor, mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan situasi tersebut, mengingat kejadian buaya masuk ke pemukiman pernah terjadi sebelumnya. “Air pasang sekarang tinggi dan sudah menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Dulu pernah ada buaya besar masuk halaman rumah warga di Samuda Kota ketika air sedang pasang,” ujarnya, Jumat, (14/11/2025).

Ia menekankan waktu malam hari sebagai periode paling rawan. Minimnya cahaya dan masih adanya aktivitas warga di luar rumah membuat potensi serangan buaya makin besar. “Kalau siang lebih mudah terlihat. Tapi kalau malam, apalagi anak-anak masih sering keluar, itu sangat berisiko. Predator bisa muncul tanpa disadari,” katanya.

Pergerakan buaya yang kini menjangkau area lebih luas, dari Samuda hingga Teluk Sampit, dinilainya harus menjadi perhatian serius. Kenaikan permukaan air memudahkan predator air tersebut berpindah dari sungai besar ke anak sungai bahkan menuju permukiman. “Saat air naik, buaya bisa bergerak ke mana saja. Ini pernah terjadi dan bisa terulang kalau warga lengah,” tegasnya.

Selain soal predator, Wahito juga menilai pendangkalan sungai dan saluran air yang tersumbat turut memperparah genangan sehingga memperbesar risiko hewan liar terbawa arus. Ia menyarankan warga membatasi aktivitas di tepi sungai pada malam hari serta segera melapor jika melihat kemunculan buaya.

Ia juga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk melakukan normalisasi sungai dan membersihkan drainase secara berkala guna mengurangi risiko banjir serta mencegah hewan liar masuk ke lingkungan warga. (Darmo).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top